HADAPI ERA DIGITAL 4.0 IKA FAKULTAS SYARIAH ADAKAN SEMINAR BISNIS START UP
Jember – Peningkatan dunia digital tentu sudah menjadi budaya di saat ini. Tidak terkecuali bisnis start up yang menjadi peluang bisnis anak muda. Dan tidak sedikit pula yang meraih sukses dengan merintis bisnis start up hingga menjadi unicorn dan decacorn seperti bukalapak dan gojek. Melihat peluang tersebut Fakultas Syariah IAIN Jember menggandeng Bank Syariah Mandiri serta Ikatan Alumni Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember mengadakan acara seminar dengan tema Membangun Bisnis Start Up di Era Digital 4.0 Jumat (7/3/2020) bertempat di aula VIP lantai 2 Fakultas Syari’ah IAIN Jember.
Dalam sambutannya Prof. Kiai M. Noor Harisudin menyampaikan bahwa belajar itu tidak dibatasi oleh Program Studi dan Fakultas, semua bebas untuk belajar apa saja yang diminati. Itu yang dinamakan sebagai Kampus Merdeka.
"Karena ada orang yang bertanya, Fakultas Syari’ah kok membahas itu (Start up, red)? Ini ranahnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), kenapa harus Fakultas Syariah ?. Kita jawab ini fokusnya yang ngadakan IKA Alumni Syariah, yang kedua ini bagian support pelaksanaan kegiatan Kampus Merdeka, tidak dibatasi orang belajar ini dan itu," tegas Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.
Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember ini menambahkan bahwa nanti akan banyak yang dibahas di forum itu, tema yang menarik dan keren. Ini merupakan peluang pesat terutama untuk mahasiswa Fakultas Syari’ah.
Sementara itu, Prof Kiai Haris mengharapkan pada umumnya, mereka (mahasiswa, red) kita harapkan bisa menangkap peluang ini, mau sekian yang ikut dari mahasiswa bisa menciptakan Start Up.
"Tujuan kegiatan ini mengantar tetapi ini juga nanti lanjut tidak hanya ini setelah Start Up, nanti ada marketing online, nanti ada entrepreneurship class" ujar Prof Kiai Haris.
Bapak Muzayyin, S.E.I., M.E, selaku Ketua Panitia Seminar Membangun Bisnis Start Up di Era Digital 4.0 menyampaikan, Bisnis Start Up itu tujuannya adalah kebijakan Pemerintah yang mengarahkan masyarakat Indonesia supaya berwirausaha dengan model yang diharapkan mempercepat perkembangan perekonomian.
Lewat pusat bisnis dan kewirausahaan ini kami akan memberikan mentor-mentor yang berasal dari praktisi, ” tambah pria yang akrab disapa Bapak Haji Muzayyin.
Sementara itu, alumni bisa banyak peluang di luar, tidak seperti halnya mindset temen-temen yang kemarin berharap menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan adanya program Pemerintah dalam mengembangkan bisnis digital dengan spektakuler namun diharapkan alumni bisa memanfaatkan momentum program tersebut.
"Kami mengharapkan dari 50 peserta dari lapisan alumni, mahasiswa, dosen, bagaimana dari kegiatan ini dapat hasil, yang mana hasil itu bisa dinikmati”, ujar Bapak Haji Muzayyin yang sekaligus Alumni dan pengurus IKA Fakultas Syariah IAIN Jember.
Badril Rizal, S. Pd., M.A., menyampaikan ucapan terima kasih, kepada Bapak Dekan Fakultas Syari’ah IAIN Jember. Prof. Kiai Haris.
“Sebenarnya saya tahu beliau, saya grogi disamping beliau saat ini, beliau profesional orangnya” terang Founder Kertas Pedia ini.
Dia menambahkan bahwa kegiatan hari ini mengajak untuk pembelajaran saja tentang bisnis Start Up, nantinya akan dilaksanakan secara berkelanjutan di Fakultas Syariah ini.
"Kami harapkan peserta saat ini dapat menjadi pelopor untuk mengajak temen temen yang lain, dalam mempelajari hal-hal baru yang ke depannya tentang Bisnis Start Up. Bisnis Start Up menambahkan perekonomian bangsa indonesia karena bisnis Start Up sudah di dukung oleh Pemerintah Indonesia" , tegas Founder Kertas Pedia.
Raka selaku Co Founder Kertas Pedia memaparkan bahwa kertaspedia ke depannya akan berkembang dan maju. Perusahaan konvensional itu sudah banyak, perusahaan terbesar nomor dua di Jepang mobil Toyota.
Besar harapan kegiatan Focus Group Discussion tentang Membangun Bisnis Start Up di Era Digital 4.0 ini dapat menjadi stimulus para mahasiswa, alumni dan dosen agar mengembangkan keilmuan akademisnya dan juga membangun bisnis start up sesuai passion masing-masing. Dengan hal tersebut akan tercipta lapangan-lapangan kerja baru. Dan alumni Fakultas Syari’ah IAIN Jember dapat membantu program Pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat di Indonesia dengan hukum dan bisnis Start Up.
Reporter : Edi Supriyanto
Editor : Basuki Kurniawan




