syariah@uinkhas.ac.id -

IBNU HAJAR, KEPALA KUA INSPIRATIF DARI FAKULTAS SYARIAH

Home >Berita >IBNU HAJAR, KEPALA KUA INSPIRATIF DARI FAKULTAS SYARIAH
Diposting : Sabtu, 25 Apr 2020, 04:13:32 | Dilihat : 838 kali
IBNU HAJAR, KEPALA KUA INSPIRATIF DARI FAKULTAS SYARIAH


Percaya diri adalah kunci dalam meraih kesuksesan. Tidak yakin terhadap kemampuan bisa menjadi bumerang terhadap diri sendiri yang membuat bergerak mundur pada kesehatan mental.

Helen Adams Keller adalah seorang penulis, aktivis, dan dosen yang dapat dikatakan menginsiprasi banyak orang. Mulai dari penghargaan yang didapat hingga perjuangannya dalam berkeliling dunia bertemu dengan pejabat tinggi negara untuk mengumpulkan donasi bagi orang buta dan tuli.

“Optimisme adalah kepercayaan yang mengarah pada pencapaian. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa harapan dan keyakinan“. Kutipan tersebut sangat terkenal di dunia akademis maupun aktivis.

Hal ini juga dirasakan oleh seorang Alumni Fakultas Syariah yang berasal dari bumi Pandhalungan di mana karirnya kini sudah tidak bisa diragukan lagi. Mungkin para netizen sudah tidak asing lagi dengan alumni yang satu ini, selalu ceria, ramah, dan bersemangat adalah ciri khas dari alumni tersebut.

Semasa menempuh pendidikan, beliau sangat gemar dan aktif mengikuti kegiatan yang pelopori oleh Baden Powell dan sosok ini juga dikenal sebagai pribadi yang sangat optimis. Siapakah beliau? Beliau adalah Kepala KUA Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember yang bernama Ibnu Hajar Maki, S.E.I., M.H.I. atau akrabnya dipanggil Cak Ibnu.

Ibnu Hajar merupakan angkatan pertama Ekonomi Islam di Jurusan Syariah Mu’amalah STAIN Jember (kini berubah Fakultas Syariah IAIN Jember), sehingga banyak perjuangan ekstra dilakukan ketika itu untuk memajukan program studi tersebut. Semangat beliau dalam memajukan jurusannya terasa hingga hari ini. Ibnu sendiri mulai kuliah di Jurusan Syariah Mu’amalah sejak tahun 1999.

Sebagai mahasiswa, Ibnu sadar bahwa dirinya harus melakukan perubahan untuk kemajuan. Cerita beliau mengenai perjuangan agar di kampus adalah mengupayakan adanya lembaga keuangan syariah sejenis Baitul Mal wat Tamwil (BMT) pada saat itu, yang diinisiasi awalnya di Pasar Mangli, namun hal tersebut masih belum diperkenankan oleh pihak kampus. Namun, kini ia bangga karena IAIN Jember telah memiliki BMT yang dulu dicita-citakannya.

Semangatnya tak kendor, Ibnu terus berkontribusi untuk kampus demi kemajuan jurusannya yang ketika itu dapat dikatakan masih dianak tirikan daripada jurusan lain. Dengan menjalin relasi dengan kampus lain dan Kajur yaitu Bapak Dr. H. Sutrisno RS, MHI kala itu menjadikan Prodi Ekonomi Islam Jurusan Syariah semakin naik daun. Ibnu beranggapan bahwa, peluang jurusan ini sangat besar khususnya di sektor perbankan syariah.

Tidak sampai di situ perjuangan dan prestasi Ibnu Hajar. Ketika baru lulus pun beliau merupakan satu-satunya alumni yang lolos tes CPNS di KUA, sehingga menghilangkan beberapa stigma mengenai Ekonomi Islam yang secara keilmuan khusus dalam bidang ekonomi. Ibnu Hajar diterima PNS tahun 2005, lima belas tahun yang silam.

Perjuangan yang sungguh-sungguh membuat Ibnu Hajar kian melesat menjadi seseorang yang hebat. Dengan semangat, ketekunan dan pengalaman selama berkuliah di STAIN Jember, khususnya di Jurusan Syariah. Ibnu hari ini sudah berbeda dengan Ibnu yang dulu. Dulu seorang Mahasiswa, hari ini adalah kepala KUA di Kecamatan Arjasa, Jember. Sebelum mengabdi di Arjasa, Ibnu menjadi Kepala KUA Sumberbaru Jember, tepatnya mulai Juli 2019. Banyak teladan yang dapat kita petik untuk dijadikan pedoman kesuksesan bagi pembaca.

Ibnu berpesan kepada teman-teman yang masih berstatus Mahasiswa. Bahwa, untuk menggapai kesuksesan tipsnya adalah kita harus mengetahui kondisi diri sendiri, dalam artian kemampuan dan kelemahan kita. Dengan mengetahui hal tersebut, maka kita dapat mengevaluasi dan terus mengembangkan diri.

Saat kuliah merupakan kesempatan emas untuk mengembangkan potensi diri. Jalin tali silaturahmi dengan alumni-alumni sukses, pelajari tips suksesnya. Sehingga kita dapat menerapkan hal-hal yang dianggap penting untuk menggapai kesuksesan di masa depan.

“Dunia perkuliahan dan dunia luar adalah keadaan yang sangat berbeda. Mungkin pada saat berkuliah bisa jadi kita memiliki IPK yang tinggi dan berbagai prestasi. Namun, kadang kala hal tersebut tidak menjamin kita akan mudah mendapat pekerjaan”, ujarnya.

Oleh karena itu, Ibnu Hajar tidak bosan-bosan mengingatkan pentingnya silaturahmi dengan alumni yang telah sukses, agar-agar bisa berbagi ilmu dan menerapkan kiat-kiat sukses daripada alumni tersebut.

Penulis: Nury Khoiril Jamil

Editor: Moh. Abd. Rauf

Berita Terbaru

Prestasi Gemilang, Seluruh Program Studi Keagamaan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Terpilih sebagai Tujuan Beasiswa BIB Kemenag-LPDP 2026
09 Apr 2026By syariah
Rukyatul Hilal 1 Syawal 1447 H di Pantai Puger: Sinergi Fasya UIN Khas Jember dan Kemenag Jember Tentukan Awal Idulfitri
20 Mar 2026By syariah
Komunitas Peradilan Semu Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Resmi Terima Anggota Baru 2026
19 Mar 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;