KOMPAS IAIN Jember Antusias Adanya Gerhana Matahari Sebagian
Komunitas Pecinta Astronomi (KOMPAS) IAIN Jember mengadakan workshop gerhana matahari parsial dengan bertemakan “Observasi Gerhana Matahari Dan Sholat Kusuf”. Selasa (26/12) di Aula Perpustakaan IAIN Jember. Acara ini berlangsung pada pukul 08.00 WIB yang dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember, prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I., Kepala Laboratorium Fakultas Syariah Abdul Jabbar, S.H.,M.H. dan puluhan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jember. Narasumber yang mengisi pada workshop kali ini yaitu Siti Muslifah, S.HI.,M.SI. selaku Pembina KOMPAS IAIN Jember.
Dalam sambutannya Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember, prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I., menyampaikan bahwa gerhana matahari merupakan kebesaran Allah SWT. Seyogyanya, ini menjadi momentum untuk tafakur pada ciptaan Allah SWT seperti dalam QS. Ali Imron:190-191.
Acara yang menghadirkan Dosen Pembina KOMPAS, Siti Muslifah, M.HI. ini berlangsung seru. Prof. Kiai. Haris yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syarian dan Hukum PTKI se-Indonesia ini memandang pentingnya IPTEK yang digunakan sebagai sarana tafakur. “Jangan kalah dengan Barat. Kita mesti lebih hebat IPTEKnya dari mereka. Adik-adik Fakultas Syariah harus tunjukkan itu”, ujar Ketua Umum ASPIRASI tersebut.
Sementara itu Kepala Laboratorium Fakultas Syariah Abdul Jabbar, S.H.,M.H. yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa dengan adanya praktik observasi gerhana matahari ini mahasiswa Fakultas Syariah diharapkan agar dapat mengsingkronisasikan dengan teori-teori yang sudah diajarkan. “ KOMPAS harus lebih maju lagi. Ayo kejar KOMPRES (Komunitas Peradilan Semu: red)”, ujarnya.
Siti Muslifah, S.HI.,M.SI. selaku narasumber saat memberikan pemahaman mengenai gerhana matahari kepada mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jember, ia menghimbau bahwa siapa saja yang ingin melihat gerhana matahari diwajibkan menggunakan alat bantu.
“Alat bantunya seperti kacamata gerhana, karena kalau tidak menggunakan alat bantu akan sangat berbahaya untuk mata kita,” tuturnya.
Setelah usai acara workshop mahasiswa Fakultas Syariah langsung diarahkan menuju tempat observasi (Segitiga Depan Kampus IAIN Jember) untuk terjun langsung turut mengamati terjadinya gerhana matahari. Pengamatan ini menngunakan alat bantu teleskop atau kacamata gerhana sebagaimana kerap digunakan pada umumnya.
Tidak berhenti disini, selesai mengamati terjadinya gerhana matahari acara ini ditutup dengan sholat gerhana matahari (kusuf) berjamaah di Masjid Sunan Ampel IAIN Jember yang diimami langsung oleh Ustad Dr. H. Sutrisno RS.,M.HI. (Ketua Takmir Masjid Sunan Ampel IAIN Jember) dengan khotib Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember yang diwakili oleh Lutfi Nur Cahyo, S.H.,M.H. (Nada Wildan/ Media Center)




