Perhitungan waktu sholat menggunakan ms excdl
Komunitas Pecinta Astronomi Islam (KOMPAS) Laboratorium Fakultas Syariah IAIN Jember mengadakan kajian rutinan kembali. Materi yang dibahas pada kajian tersebut ialah perhitungan waktu sholat menggunakan Ms. Excel.
Awal waktu sholat merupakan perhitungan yang ditetapkan dengan berdasarkan garis edar matahari atau penelitian posisi matahari terhadap bumi. Oleh karena itu menghitung awal waktu shalat adalah menghitung kapan matahari akan menempati posisi tertentu yang sekaligus menjadi penunjuk waktu shalat yaitu pada saat tergelincir, saat membuat bayang-bayang sama panjang dengan bendanya saat terbenam, dan juga ketika hilangnya mega merah, saat terbitnya fajar dan saat terbitnya matahari.
Sehingga untuk menentukan awal waktu shalat dibutuhkan kehati-hatian, dengan ini Komunitas Pecinta Astronomi Islam yang merupakan komunitas ilmu falak yang berada di bawah naungan Laboratorium Fakultas Syariah melaksankan pelatihan perhitungan awal waktu shalat dengan pemateri Alumni Fakultas Syariah IAIN Jember sekaligus Pembina dan Mantan Ketua Umum Komunitas Pecinta Astronomi Islam (KOMPAS 2017/2018). Pelatihan ini sekaligus menjadi ajang untuk menyelesaikan tugas tahunan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember untuk menghitung jadwal waktu sholat setiap tahunnya.
M. Agung Nur Sufa selaku Ketua Umum KOMPAS mengatakan “dengan adanya pelatihan perhitungan awal waktu sholat menggunakan Ms. Excel ini mempermudah anggota Komunitas Pecinta Astronomi Islam untuk menyelesaikan tugas perhitungan awal Waktu Shalat di tahun 2020”.
Selain itu, perhitungan awal waktu sholat dengan Ms. Excel ini menggunakan markas IAIN Jember dengan Lintang -8 0 11 0 40 0 dan deklinasi 1130 390 230 dengan tinggi 80 derajat. Dalam hal ini tim KOMPAS melakukan perhitungan perharinya seperti hal tersebut atau biasa disebut perhitungan Ephemeris sedangkan untuk kehati-hatian sendiri tim Kompas melakukan Ikhtiyat sebanyak 2 menit.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 peserta yang masing-masing membawa laptop dan peralatan yang dibutuhkan. Salah satu peserta Nuri Vina mengatakan bahwa kegiatan ini sangat mendukung kebutuhan akademis mahasiswa yang di mana akan dipakai sampai kita lulus kuliah, ungkapnya.
(Media Center – Ana Laela F.Ch & Moh. Abd. Rauf)




