PROGRAM STUDI HUKUM EKONOMI SYARIAH (HES) ADAKAN WAMINAR DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Sampai saat ini pandemi Covid-19 di Indonesia semakin hari jumlah kasusnya terus meningkat. Jumlah tersebut mencapai lebih dari 6 ribu kasus. Kondisi ini tidak menyurutkan semangat Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah IAIN Jember untuk tetap melakukan kegiatan akademik maupun non-akademik seperti kajian keilmuan, talkshow, seminar serta kegiatan lainnya yang sudah biasa dilakukan sebelum adanya pandemi ini. Kegiatan rutin tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda dari sebelumnya, yaitu dilaksanakan secara online dengan menggunakan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Zoom Meeting, dan lain-lain.
Salah satu pelaksanaan kegiatan di tengah pandemi covid-19 yaitu kegiatan Seminar Online via WhatsApp dengan nama kegiatan WAMINAR (WhatsApp Seminar). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Ekonomi Syariah (HES) pada Hari Sabtu, 18 April 2020.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Nury Khoiril Jamil sebagai moderator sekaligus Koordinator Biro Hukum HMPS HES. Acara WAMINAR ini mengundang Dikau Tondo Prastyo yang merupakan mahasiswa berprestasi ilmu ekonomi tahun 2017-2018 serta Founder Sarjana Lomba dan Astin Yuniar Demisioner HMPS HES periode 2018-2019 sebagai pemateri pada seminar dengan tema "Mangatasi Quarter Life Crisis pada Masa Pandemi".
Selain itu seminar ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari luar instansi seperti Universitas Yangtze China, UIN Wali Songo, IDI Al-Amien Prenduen Sumenep Madura, UIN Syarif Jakarta, Institute Ilmu Keislalaman Annuqayyah, Universitas Jember, STIE Mandala, dan masih banyak kampus-kampus luar yang juga ikut acara tersebut.
Jamil selaku moderator dalam seminar ini mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga karena telah berkesempatan menjadi moderator dalam acara seminar tersebut.
“Perasaan saya sendiri, bangga, takut salah, pengen cepat selesai dan macam-macamlah rasanya, menjadi moderator bagi saya lebih sulit daripada menjadi pemateri, karena kadang tak semua pendapat pemateri selaras dengan perspektif kita. Namun sekali lagi karena namanya moderator, ya harus moderat. Kemudian, kedua pemateri bagi saya pribadi sudah sangat baik dalam menyampaikan materinya?, ungkap Jamil yang juga mahasiswa aktif semester IV Prodi HES.
Selain itu, Mas Dikau Tondo mengucapkan banyak terima kasih karena telah memberikan kesempatan untuk belajar bersama.
"Saya ucapkan terimakasih kepada kepengurusan HMPS HES yang telah menyelenggarkan seminar ini, dan telah memberikan kesempatan kepada saya untuk belajar bersama kami?, ungkapnya di saat acara sedang berlangsung.
Tidak ketinggalan juga pemateri kedua sekaligus demisioner dari kepengurusan HMPS HES periode 2018/2019 memberikan sebuah komentar dan apresiasinya dalam acara tersebut.
"Awalnya sih merasa takut, takut kalau tidak bisa memenuhi apa yang diinginkan panitia ataupun peserta, karna saya merasa kemampuan saya kurang, tapi pada akhirnya saya berpikir untuk tidak takut mencoba, selagi ada kemauan pasti segalanya bisa terlewati. Hitung-hitung belajar bersama juga, karena kegiatan-kegiatan seperti itu bakalan bisa menambah pengalaman dan pemahaman bersama" ungkapnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan perasaan senangnya sebagai pemateri sekaligus demisioner dari HMPS HES.
"Saya sangat senang sekali, dan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Saya berharap demisioner-demisioner yang lain juga akan melakukan peran yang sama jika sudah waktunya, pengurus HMPS HES akan menunjuk demisioner-demisioner secara bergantian, hanya saja secara kebetulan saya kebagian menjadi pemateri dalam seminar tersebut", tambahnya.
Ketua HMPS HES saudara Khoir sangat bersyukur karena acara yang berlangsung secara online berjalan dengan lancar. "Alhamdulillah acara Waminar kali ini untuk pertama kalinya berjalan lancar, mahasiswa sangat antusias sekali untuk mengikutinya. Meskipun acara tersebut online, tapi hal tersebut justru dapat menjangkau peserta yang lebih banyak termasuk mahasiswa yang berada di China? ungkapnya ketika diwawancarai pada saat acara waminar sudah berakhir .
Selain itu Kepala Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Busriyanti, M.Ag., mengapresiasi diadakanya acara seminar online ini. "Alhamdulillah, saya cukup bangga dengan adanya WhatsApp Seminar ini, tandanya mahasiswa bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat di tengah situasi darurat seperti ini. Dengan adanya pandemi Covid-19 ini tidak berarti kita vakum, tapi kita bisa tetap melakukan kegiatan keilmiahan. Hanya saja dengan teknis yang sedikit berbeda dari biasanya. Kita juga terbantu dengan kecanggihan teknologi dengan berbagai aplikasi yang dapat kita gunakan saat ini", ungkap Bunda Yanti panggilannya akrabnya.
Bunda Yanti juga berpesan pada kepada seluruh mahasiswa Fakultas Syariah khususnya mahasiwa Prodi HES agar tetap mengikuti pembelajaran sesuai aplikasi yang digunakan dosen.
“Saya dapat memaklumi mungkin sebagian mahasiswa bisa ada yang kesulitan baik itu masalah kuota internet, sinyal dan sebagainya. Tapi yakinlah dan lakukan semaksimal mungkin. Tetap belajar karna belajar juga tidak harus langsung bertatap muka, mudah-mudahan musibah ini segera berakhir dan kita dapat segera kembali melakukan perkuliahan secara normal", tambahnya ketika diwawancarai via telepon.
Reporter : Wildan Rofikil Anwar
Editor : Moh. Abd. Rauf




