BEKERJA DENGAN HATI NURANI, PRINSIP SEORANG KASUBAG FASYA
Media Center- Bekerja dengan hati nurani adalah bekerja dengan berlandaskan pada pusat kesadaran manusia, yaitu kalbu. “Bekerjalah seakan-akan anda pemiliknya” merupakan untaian kata yang diungkapkan oleh Kepala Sub Bagian Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Bapak Drs. H. Mawardi.H.S.
Lahir di Jember pada tanggal 5 Oktober 1963 yang merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara dari pasangan Muhammad Shaleh dan Siti Nurhayati. Meski masih terbilang baru mempijaki lingkungan Fakultas Syariah, Mawardi H.S telah dikenal sebagai sosok yang santun, ramah dan tegas dalam mengambil keputusan.
Terlahir dari keluarga yang sederhana tidak membuat Mawardi putus asa dalam menggapai cita-citanya. Kisah sukses yang saat ini diraih tidak semudah membalikkan telapak tangan. “Berkat doa serta ikhtiar yang besar di masa sulit, Alhamdulillah mampu saya hadapi sehingga mampu menempuh pendidikan yang lebih tinggi,” terang Mawardi.
Pendidikan pertama kali ditempuh adalah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) tepatnya di Condro lulus pada tahun 1976. Di masa inilah pahit dan kerasnya hidup mulai dirasakan sejak ditinggal bapak ibunya bekerja ke kota Mekkah, yang kemudian Mawardi hidup bersama neneknya.
Setelah menyelesaikan pendidikan di MI, Mawardi melanjutkan studinya di MTs Negeri 02 Gebang (1976-1979). Pendidikan bagai tombak dalam mencapai cita-cita hingga akhirnya Mawardi melanjutkan ke jenjang Madrasah Aliyah Negeri Kaliwates (1979-1982).
“Adanya hal tersebut membuat saya semakin termotivasi untuk tetap belajar dengan tekun, karena masa sulit itu membuat saya makin gigih,” ungkapnya
Setelah lulus di tahun 1983, Mawardi melanjutkan ke jenjang S1 yakni Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Jember (Sekarang: UIN KHAS Jember). Pada saat itu Mawardi selain aktif diperkulihan juga aktif di Organisasi PMII dan IPNU-IPPNU. Di Organisasi PMII ia menjadi Sekretaris Rayon Fakultas Tarbiyah sedangkan di IPNU dikukuhkan sebagai Ketua IPNU.
“Saya mengikuti dua organisasi itu ketika menjadi mahasiswa karena jaringannya begitu luas dan membuat saya menikmati proses dalam mencari ilmu dan pengalaman, “ ugkapnya saat diwawancarai tim Media Center.
Pada tahun 1987, Mawardi menjadi guru Madrasah Tsanawiyah di Karang Harjo yang kemudian bertranformasi mengajar di STIKOT (Sekolah Tinggi Ilmu Komputer) pada tahun 1992. Seiring berjalannya waktu, Mawardi menjadi bagian dari Akademika Fakultas Syariah yang diangkat menjadi Kepala Sub Bagian pada Januari 2021.
“Perpindahan dari Kasubag Fakultas Ekonomi ke Fakultas Syariah menjadikan saya untuk terus memberikan yang terbaik. Salah satunya strategi dalam pemecahan masalah dengan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan,” tegas Kasubag Fakultas Syariah itu.
Selama mengabdi di Fakultas Syariah, penelitian yang sering dilakukan Mawardi ialah penelitian rohani. Dengan cara mengajak para mahasiswa untuk terus mensucikan hati, berikhtiar dan bertawakkal.
Sebagai orang baru di Fakultas Syariah, Mawardi mengungkapkan rasa bangga terhadap Fakultas Syariah. Salah satunya adalah Media Center sebagai wadah kepenulisan civitas akademika UIN KHAS Jember dan prestasi yang membanggakan yang diraih oleh mahasiswa Fakultas Syariah di tahun pretasi ini.
“Dengan didorong oleh inovasi yang digaungkan oleh Dekan Fakultas Syariah dan mahasiswa yang produktif dalam berprestasi, hal ini sangat patut diapresiasi,” tutur suami dari Indah Winarsih itu.
Sebagai staf bagian kemahasiswaan, Mawardi menerapkan pedoman Tut Wuri Handayani dan bekerja secara tim.
"Saya sebagai bawahan selalu berusaha mengikuti gerak dari atasan dan menerapkan Tut Wuri Handayani. Artinya selagi saya bisa mengatasi persoalan di akademik, saya selesaikan sendiri, jika tidak mampu maka kami selesaikan bersama tim," pungkasnya.
Penulis: Endang Agoestian
Editor: Siti Junita




