syariah@uinkhas.ac.id -

BERSAMA POLITEKNIK JEMBER, FAKULTAS SYARIAH SOSIALISASIKAN MANAJEMEN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN

Home >Berita >BERSAMA POLITEKNIK JEMBER, FAKULTAS SYARIAH SOSIALISASIKAN MANAJEMEN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN
Diposting : Senin, 27 Jul 2020, 17:50:27 | Dilihat : 830 kali
BERSAMA POLITEKNIK JEMBER, FAKULTAS SYARIAH SOSIALISASIKAN MANAJEMEN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN


Jember-Media Center

Peran Perguruan Tinggi tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan penelitian, namun juga memiliki peran untuk melakukan pengabdian ke masyarakat dalam mensosialisasikan ilmu agama maupun ilmu umum. Menjelang Idul Adha, Kantor Urusan Agama Kecamatan Semboro bersama Fakultas Syariah IAIN Jember dan Politeknik Negeri Jember menggagas acara Pelatihan Manajemen Penyembelihan Hewan Kurban Syar’i yang diselenggarakan pada hari Sabtu (25/7) pukul 10.00-13.00 WIB di Aula Kantor Urusan Agama Kecamatan Semboro.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mulai dengan membatasi jumlah peserta, menggunakan masker, hingga menjaga jarak. Pelatihan penyembelihan ini dihadiri oleh kurang lebih 50 peserta yang terdiri dari penyuluh agama, takmir masjid, panitia penyembelih kurban dan tokoh masyarakat setempat.

Adapun pemateri dalam acara tersebut antara lain, Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I (Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember), Dr. Muhammad Faisol, M.Ag (Wadek I Fakultas Syariah), Baidlowi, S.H.I., M.H.I (Dosen IAIN Jember). Sedangkan dari Politeknik Negeri Jember dihadiri oleh Dr. Ir. Ujang Suryadi, MP., IPM, dan Anang Febri Prasetyo, S.Pt., M. Sc. Selain itu, Zaairul Haq, M.Pd.I dan Dwi Hastuti, MPA (Keduanya Dosen Fakultas Syariah IAIN Jember) dan Satria (dosen Politeknik Jember) juga hadir dalam rombongan Tim Pengabdian Fakultas Syariah IAIN Jember dan Politeknik Negeri Jember.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara pelatihan ini sebagai bekal khidmah organisasi masyarakat dan takmir masjid terutama pada hari raya Idul Adha.

“Acara pelatihan manajemen penyembelihan hewan kurban syar’i oleh Penyuluh Agama Islam yang diinisiasi ibu Yaumil Hikmah, MHI dan KUA Semboro ini sangat penting, karena sembelihan kurban harus lebih berkualitas yaitu dengan cara berilmu, baik ilmu agama atau ilmu umum. Dalam kitab Zubad dikatakan: Waman bighairi ilmin ya’malu. A’maluhu mardudatun la tuqbalu yang artinya: barang siapa beramal tanpa ilmu, maka amalnya ditolak dan tidak dterima. Oleh karena itu, kami dari Fakultas Syariah IAIN Jember dan Politeknik Negeri Jember datang untuk memperkuat khidmah pada masyarakat melalui ilmu agama dan IPTEK,” ujar Prof Haris yang juga Guru Besar IAIN Jember itu.

Wakil Dekan I Fakultas Syariah Dr. Muhammad Faisol, M.Ag., mengatakan bahwa acara ini bukan saja memberikan informasi yang benar tentang penyembelihan dan pengelolaan hewan kurban menurut syariat, tetapi juga memberikan praktik yang sesuai menurut kajian ilmiah.

“Saya sangat terkesan dengan acara ini, karena biasanya kita mengkaji persoalan kurban ini hanya dari sisi hukum Islam saja, tapi dalam program pengabdian ini kita juga bisa berbagi dari sisi prakteknya dengan para kolega dari Politeknik Jember,” tuturnya.

Di sisi lain, Baidlowi, S.H.I., M.H.I., menyampaikan tentang tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar dalam syariat Islam, “Dalam tata cara Islam, penyembelihan harus terjadi pemotongan pada tiga tempat yaitu hulqum (jalan napas) dan mari’ (jalan makanan), dan wadajain (dua urat nadi). Ketika terjadi penyembelihan secara massal, jangan sampai menghadapkan penyembelihan kepada hewan yang akan disembelih. Dalam ilmu peternakan, hal ini dikarenakan akan menimbulkan rasa stress pada hewan sebelum disembelih. Sehingga nantinya akan berpengaruh kepada kualitas daging. Disamping itu, dalam praktek merobohkan hewan kurban juga dilakukan oleh narasumber dari Politeknik Negeri Jember, sehingga sudut pandang yang dihadirkan akan lebih komprehensif antara ilmu agama dan ilmu umum,” jelasnya dengan penuh semangat.

“Allah telah berfirman dalam Alquran: Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Jadi kurban ini adalah salah satu bukti cinta kita kepada Allah SWT, maka dari itu untuk memilih hewan kurban haruslah memilih yang terbaik sesuai dengan kriteria dunia peternakan dan tuntunan syariat Islam, ” tambah Baidlowi yang juga dosen Fakultas Syariah IAIN Jember itu.

Dr. Ir. Ujang Suryadi, MP., IPM dalam penyampaiannya mengutip ayat Al-Quran yang berkaitan dengan ibadah kurban, Allah Swt. Berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya. Padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji”. (QS. Al-Baqarah: 267).

“Berdasarkan firman Allah tersebut, maka pelaksanaan penyembelihan hewan kurban atau panitia penanganan ternak kurban harus memahami benar pemilihan dan penangan ternak kurban yang baik agar dapat menyajikan daging kurban yang berkualitas prima. Selain itu, ternak kurban hendaknya diperlakukan dengan baik yaitu memenuhi kaidah kesejahteraan hewan sehingga ternak tidak stres. Perlakuan itu terjadi ketika membawa ternak ke tempat penyembelihan, pada saat dirobohkan, disembelih, dan setelah disembelih supaya diperoleh kualitas daging ternak qurban yang prima”, jelas Dosen Politeknik Negeri Jember Jurusan Peternakan itu.

Kepala KUA Semboro, Zaenal Arifin, S.Ag. M.Sy., mengungkapkan bahwa dalam acara tersebut semua peserta mengikuti dengan seksama. Menciptakan dialog interaktif antara pemateri dan peserta, sehingga dapat memperluas wawasan dan nantinya bisa dipraktikkan pada penyembelihan hewan kurban saat hari raya nanti.

“Meski acara dipersiapkan hanya 3 hari, tapi bisa berjalan dengan baik ke depannya. Semoga kerjasama seperti ini bisa berkelanjutan dengan tema lain atau diselenggarakan di Kecamatan lain,” tutur kepala KUA yang masih muda tersebut.

Muhammad Zaairul Haq, M.Pd.I., yang sekaligus menjadi sekretaris panitia berharap mahasiswa juga memiliki andil dalam memberikan edukasi baik secara personal maupun tim kepada masyarakat luas yang membutuhkan.

“Saya kira acara rutin seperti ini perlu dikuatkan dengan pelatihan internal khusus untuk mahasiswa, sehingga mahasiswa ikut serta dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang kurang paham. Karena fakta di lapangan banyak sekali masyarakat bahkan panitia pengelola kurban yang masih belum begitu paham. Terkait permasalahan fiqih kurban baik tata cara pengelolaan dan manajemen qurban syar’i itu sendiri,” pungkas Dosen Fakultas Syariah IAIN Jember itu.

 

Reporter : Siti Junita

Editor : M. Irwan Zamroni Ali

 

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;