syariah@uinkhas.ac.id -

DEKAN FAKULTAS SYARIAH DORONG KHIDMAH PELAYANAN KURBAN BERDASARKAN ILMU AGAMA DAN IPTEK

Home >Berita >DEKAN FAKULTAS SYARIAH DORONG KHIDMAH PELAYANAN KURBAN BERDASARKAN ILMU AGAMA DAN IPTEK
Diposting : Senin, 20 Jul 2020, 06:21:29 | Dilihat : 587 kali
DEKAN FAKULTAS SYARIAH DORONG KHIDMAH PELAYANAN KURBAN BERDASARKAN ILMU AGAMA DAN IPTEK


Media Center– Fakultas Syariah IAIN Jember bersama MWC NU Jenggawah dan Politeknik Negeri Jember pada hari minggu (19/07) saling bersinergi demi penguatan manajemen penyembelihan hewan kurban di masyarakat. Acara yang diselenggarakan di Aula MWC NU Jenggawah tersebut berlangsung meriah dan atraktif, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Hadir ikut dalam acara rombongan Fakultas Syariah; Zaairul Haq (Ketua Panitia Pengabdian Idul Kurban), bu Dwi Astuti (Gugus Mutu) dan Yanto Hasyim (Ketua Kafsya).

Acara yang bertajuk “Pelatihan Manajemen Penyembelihan Hewan Kurban Syar’I” itu bertempat di Gedung MWC NU Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Beragam utusan pilihan yang berjumlah 60 orang menjadi peserta dalam acara ini mulai dari pengurus ranting NU, takmir masjid, hingga penyembelih hewan kurban.    

Acara yang diketuai panitia, Ustadz Abdul Holis ini diharapkan akan melahirkan SDM yang unggul dalam bidang manajemen penyembelihan hewan kurban sesuai syariah Islam. Acara yang diiniasi oleh tiga lembaga sekaligus itu membuat acara ini berkualitas, khususnya dalam proses pelaksanaan penyembelihan hewan kurban baik dalam perspektif ilmu agama maupun IPTEK.

“Setelah lama mengurung diri di rumah, akhirnya kita dapat melaksanakan acara ini dengan penuh khidmat meskipun sedikit berbeda dari biasanya (new normal),” ungkap Ust. H. Sucipto, Ketua MWC NU Jenggawah dengan penuh atunsias.

Acara ini diharapkan sebagai bekal dalam kehidupan masyarakat agar dapat diaplikasikan dengan baik, khususnya dalam bidang manajemen penyembelihan hewan kurban. “Kolaborasi ini sangat menyentuh dan dibutuhkan bagi masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama,” ungkap Ust. H. Sucipto dalam sambutannya di awal acara.

Tidak tanggung-tanggung, pada kesempatan ini perwakilan Fakultas Syariah yang menjadi nara sumber adalah guru besar IAIN Jember, Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I. Nara sumber lain adalah Dr. Ir. Ujang Suryadi, MP., IPM., dan Anang Febri Prasetyo, S.Pt., M.Sc. dan dr. Aan yang ketiganya merupakan dosen dari Politeknik Negeri Jember.

Dekan Fakultas Syariah, Prof. Kiai Harisudin yang juga Wakil Ketua PW Lembaga Dakwah NU Jawa Timur menyampaikan, “Dalam pandangan kami, khidmah berkurban merupakan kebutuhan (sinyal) pasar yang harus direspon pengabdian masyarakat. Mereka butuh apa hari ini. Hari ini mereka butuh pengetahuan mengenai pengelolaan kurban karena hampir hari raya Idhul Adha. Perguruan tinggi harus selalu hadir agar kebermanfaatannya dapat dirasakan secara luas. Perguruan tinggi harus kental akan pengabdian masyarakat, agar masyarakat dapat merasakan kehadiran perguruan tinggi” ungkap Prof. Kiai Harisudin yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.

Lebih lanjut, Prof. Kiai Harisudin menuturkan bahwa, pada dasarnya dalam pengelolaan kurban oleh masyarakat harus berdasarkan ilmu agama dan IPTEK. “Dengan ilmu agama dan ilmu pengetahuan-teknologi, maka kesalahan-kesalahan yang kerap kali terjadi di masyarakat dalam proses pengelolaan kurban dapat dilaksanakan dengan sempurna. Selain itu, kita juga dapat memberikan khidmah pelayanan terbaik pada masyarakat”, ujar Prof. Kiai Haris yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.

Dr. Ir. Ujang Suryadi, MP., IPM., nara sumber dari Politeknik Negeri Jember mengatakan, “Kesulitan yang kerap kali ditemukan di masyarakat adalah cara merobohkan dan penyembelihan. Kedua hal tersebut bahkan dapat dikatakan menyiksa hewan kurban karena teknik yang digunakan tidak benar. Jangan sampai kita berbuat dosa ketika beribadah,” ungkap dosen yang berlugat sunda tersebut.

Sementara, Anang Febri menjelaskan cara merebahkan hewan kurban dengan halus selain bicara tentang cara memilih hewan kurban. “Kesalahan perlakuan dan penyembelihan kurban dapat berdampak pada kualitas daging”, ujar Anang Febri Prasetyo, S.Pt., M.Sc.  Dokter Aan menguatkan tentang pentingnya memberikan ketenangan hewan kurban. “Buat tenang hewan kurban. Itu sangat berpengaruh pada penyembelihan”, ujar dokter hewan tersebut. 

Selain memberikan pemahaman mengenai beberapa kesalahan yang kerap kali dilakukan masyarakat, dalam acara ini juga diajarkan cara memilih hewan yang baik serta sehat mulai dari pengamatan melalui mata, bulu, lebar dada dan lainnya.

Acara yang berlangsung gayeng ini diakhiri dengan praktek merebahkan sapi bersama yang dipandu Tim Politeknik Negeri Jember. Tak terasa, acara yang dimulai jam 09.00 WIB  pagi ini selesai jam 12.00 WIB. 

 

 

Reporter: Nury Khoiril Jamil

Editor: M. Irwan Zamroni Ali

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;