ELEMENTARY JOURNALISM CLASS (EJC): MESIN PENCETAK KADER JURNALIS MUDA
Jember- Media Center Fakultas Syariah IAIN Jember mengadakan Workshop “Elementary Journalism Class (EJC),” dengan tema bertajuk “Membentuk Spirit Jurnalis Muda Bersama Fakultas Syariah.” Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk mencetak kader-kader baru Media Center Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember, serta dalam rangka menumbuhkan semangat mahasiswa dalam bidang jurnalistik. Acara ini berlangsung selama dua hari dimulai pada Hari Sabtu hingga Minggu 14-15 November 2020 menggunakan aplikasi Zoom Meating. Adapun Support System dari acara ini yaitu seminar Jatim, Teman acara, Disceptatio yang membantu suksesnya acara Workshop kali ini. (Minggu, 15/11/2020).
Acara tersebut diawali sambutan oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. M. Noor Harisudin M.Fil.I. yang sekaligus membuka acara Workshop tersebut. Kemudian dilanjutkan oleh Ketua Media Center Fakultas Syariah yaitu M. Irwan Zamroni Ali yang juga antusias menyapa para peserta.
Acara keren ini mengundang beberapa narasumber hebat, yang beberapa diantaranya jebolan dari Media Center Fakultas Syariah, yang tentu tidak diragukan lagi keilmuannya terutama dalam bidang jurnalistik. Narasumber pada acara kali ini yaitu Moh. Abd. Rauf, S.H., selaku Editor In Chief Rechtenstudent, Izzah Qotrun Nada, selaku Koordinator Divisi Publikasi Buku Media Center Fakultas Syariah, Wildan Rofikil Anwar, selaku Wakil Direktur (Komunitas Peradilan Semu) KOMPRES IAIN Jember, Edi Supriyanto, selaku Ketua Bidang Linksos IKMPB, Nury Khoiril Jamil, selaku Ketua Umum Unity Of Writer, dan Muhammad Haris T.R. selaku Ketua IKMASS Jember dan Penulis.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M.Fil.I., mengatakan bahwa Media Center Fakultas Syariah IAIN Jember merupakan wadah mahasiswa khususnya bagi Fakultas Syariah. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa anggotanya di luar dari Fakultas Syariah. Hal ini dikarenakan Fakultas Syariah telah memproklamirkan dirinya sebagai Fakultas Merdeka, artinya siapa saja yang ingin ikut serta menjadi bagian dari Fakultas Syariah sangat diperbolehkan. Tidak hanya bergerak dalam bidang jurnalistik saja, namun Fakultas Syariah juga memiliki beberapa program-program lain salah satunya yaitu dalam bidang entrepreneur.
Prof Haris Juga menambahkan bahwa menjadi seorang jurnalis ataupun penulis sangatlah penting. Dengan menulis, seorang itu akan melahirkan karya-karya yang dapat menjadikannya terkenal dan tak tergerus kiprahnya oleh zaman.
“Saya mengutip perkataan seorang jurnalis yang juga merupakan slogan favorit saya yaitu, “Verba volant, scripta manent” yang artinya, ucapan itu akan hilang, sementara tulisan itu akan abadi. Ini patut menjadi acuan bagi kita semua”. Ujar Prof. Harisudin yang juga Ketua Umum Asosiasi Penulis dan Peneliti Islam Nusantara Seluruh Indonesia itu.
“Jadikan ini kelebihan adik-adik, tidak ada ruginya bergabung di Media Center ini. Selain mendapatkan ilmu, pengalaman, update pengetahuan dan relasi, juga bisa mendapatkan penghasilan. Saya berharap, semoga adik-adik semangat dalam mengembangkan tulis-menulisnya,” tambahnya.
Perlu diketahui bersama bahwa, setelah satu tahun berdiri, Media center telah menunjukkan kiprahnya dengan menerbitkan buku berjudul “Mengabdi Tanpa Batas” dan menerbitkan ratusan artikel dan jurnal dari kalangan mahasiswa dan dosen. Selain itu, Media Center juga menyelengarakan seminar kepenulisan, menyelenggarakan Workshop, serta menjalin kerjasama dengan beberapa media massa ternama seperti NU Online.
“Genap satu tahun lebih berdiri, Media Center Fakultas Syariah IAIN Jember untuk kali kedua mengadakan acara pelatihan jurnalistik, salah satunya adalah Elementary Journalism Class (EJC) ini. Tujuan dari diadakannya acara ini adalah untuk mencetak kader-kader baru Media Center. Artinya, siapapun yang telah mengikuti acara ini secara resmi bergabung menjadi bagian dari Media Center Fakultas Syariah. Saya berharap kepada teman-teman peserta sekalian agar ikut aktif dalam Workshop pelatihan jurnalis ini. Saya kira ini bentuk pencapaian yang luar biasa, karena di tengah pandemi banyak organisasi yang vakum, namun tidak dengan Media Center yang selalu aktif dengan berkarya”. Pungkas Irwan Zamroni Ali selaku Ketua Umum Media Center dalam sambutannya tersebut.
Sebagai pemateri pembuka pada sabtu pagi, Wildan Rofikil Anwar yang juga pengurus Media Center tersebut, membahas materi mengenai Jurnalistik dasar. Peserta sangat antusias mengikuti materi, saat pemateri sedang mencontohkan cara membuat berita yang baik dan benar, terlihat para peserta menyimak dengan sungguh-sungguh dan segera bertanya saat pertanyaan dibuka.
Selain itu pada sesi ke dua, Edi Supriyanto selaku Ketua Bidang Linksos IKMPB tidak kalah seru penyampaiannya dari sesi pertama. Pemateri kedua ini mengupas tuntas tentang Teknik wawancara. Pemberian sharing dari pemateri sangat diapresiasi oleh peserta, ditandai dengan banyaknya peserta yang aktif dalam diskusi.
Berlanjut pada sabtu siang, peserta masih bersemangat untuk mengikuti materi ketiga dan keempat. Meski di siang hari, namun hal itu tidak menyurutkan semangat para peserta yang hingga saat itu masih sibuk menyimak materi dengan sangat baik. Untuk melawan rasa kantuk, pemateri dengan strategi cemerlangnya sengaja mengajak peserta untuk berdiskusi di dalam Zoom. Hal ini juga disambut baik oleh para peserta yang juga aktif menjawab setiap lontaran pertanyaan dari pemateri. Dalam sesi ini panitia menghadirkan dua pemateri hebat sekaligus untuk membahas Teknik menulis artikel dan teknik menulis resensi. Mereka adalah Nury Khoiril Jamil, selaku ketua Umum Unity Of Writer dan Muhammad Haris T.R., selaku Ketua IKMASS Jember dan Penulis.
Pada hari kedua, peserta masih sangat antusias mengikuti acara tersebut dengan semangat yang masih membara. Mereka masih konsisten untuk siap menerima materi mengenai Features yang disampaikan oleh Moh. Abd. Rauf, S.H., selaku Editor In Chief Rechtenstudent Journal. Materi ini sebagai pelengkap perkenalan para peserta dengan macam-macam bentuk berita yang disampaikan pada materi pertama. Ini sebagai modal tambahan untuk menjadi jurnalis yang profesional. Pemateri sangat luwes saat menyampaikan materinya, yang juga diselingi humor membuat peserta workshop tidak merasa bosan.
Materi terakhir yaitu mengenai teknik menulis profil alumni dan lembaga, oleh Izzah Qotrun Nada. Diskusi berlangsung menarik karena dibalut oleh pertanyaan-pertanyaan brilian dari para peserta, ditambah dengan ketelatenan pemateri saat menjawab pertanyaan semakin melengkapi kesempurnaan pada sesi diskusi terakhir itu. Pemateri juga berbagi tips dan trik seputar wawancara profil alumni.
Pelatihan jurnalistik yang diadakan oleh Media Center ini telah dipersiapkan konsepnya dengan sangat baik. Meski acara tahun ini diadakan secara (dalam jaringan) daring atau online, Namun hal ini tidak mengendorkan semangat panitia dan pemateri untuk mengajak para peserta aktif, serta bisa belajar langsung yakni dengan cara mempraktik dari beberapa materi yang telah dipelajari.
“Saya merasa senang bisa mengikuti acara Elementary Journalism Class atau EJC ini, karena melalui cara ini kita dapat mengembangkan keilmuan kita, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Syariah. Pesan dari saya, tetap semangat! karena menulis itu butuh konsistensi dan kesabaran”. Tutur Imaro mahasiswa asal IAIN Pekalongan.
“Elementary Journalism Class atau EJC menjadi wadah yang tepat untuk anak bangsa belajar dalam bidang jurnalistik. Saya mewakili teman-teman ingin berterimakasih atas kesempatan yang luar biasa berharga ini. Tentu untuk menjadi jurnalis yang profesional, kita harus sabar serta tekun dalam belajar”. Pungkas Faisol Mahasiswa IAIN Jember Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Semester 3.
Reporter : Erni Fitriani
Editor. : Moh. Abd. Rauf



