Fakultas Syariah Perkuat Kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Asia Tenggara
Jember- Fakultas Syariah IAIN Jember terus melakukan akselerasi pengembangan kelembagaan dalam akademik dan non akademik ditinggkat Nasional maupun internasional, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas untuk mewujudkan visinya sebagai institusi yang memiliki keunggulan dalam bidang ilmu Syari`ah dan hukum dikawasan Asia Tenggara pada tahun 2025 selain juga menyambut alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Achmad Shiddiq.
Bersama dengan lima Fakultas lainnya dan program pascasarjana, Fakultas Syari`ah IAIN Jember melakukan perluasan kerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi dan lembaga-lembaga terkait di Malaysia dan Singapura diantaranya UKM (Universitas Kebangsaan Malaysia), KUIS (Kolej University Islam Antarbangsa Selangor) dan USIM (Universitas Sains Islam Malaysia), Kolej Islam Assofa, Sedangkan di Singapura ditekankan pada penguatan kerjasama dibidang pengembangan keilmuan Al-Qur`an dan tafsir di Darul Qur`an Kampung Siglap. Ujar Martoyo, S.H.I.,M.H. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama.
Lebih jauh Martoyo menjelaskan bahwa Kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan beberapa program Institut maupun Fakultas Syari`ah IAIN Jember diantaranya penguatan collaborative Research para dosen, publikasi ilmiah dalam berbagai jurnal internasional, pertukaran mahasiswa maupun penyediaan kesempatan bagi mahasiswa maupun dosen untuk ambil bagian pada forum-forum internasional dan pengembangan akademik lainnya terkait isu-isu aktual dikawasan Asia Tengara. Kerjasama kami pandang sangat penting dan berpengaruh pada peningkatan kapasitas sumberdaya Insani Fakultas Syari`ah sehingga mereka mampu kompetitif dengan Perguruan Tinggi lainnya.
“Sebelumnya kami sudah menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga di Pattani Thailand, Alhamdulillah dalam setiap tahunnya para dosen maupun mahasiswa melakukan kegiatan akademik di Thailand, tidak berhenti disitu para pelajar Thailand juga sudah banyak yang kuliah di IAIN Jember dan beberapa diantaranya sudah lulus dengan prestasi yang membanggakan, kedepan inyaallah kami terus perluas.” Lanjutnya kepada Tim Media Center.
“Untuk kepentingan kerjasama yang semakin luas kami melibatkan banyak pihak diantaranya Keduataan Besar RI Malaysia dan KBRI dibeberapa Negara tetangga sebagai pihak yang memiliki otoritas dalam menopang terwujudnya kerjasama tersebut. Mereka sangat respons dan keberadaannya sangat penting karena bisa memberikan berbagai masukan untuk terwujudnya kerjasama yang lebih menguntungkan kedua belah pihak, terutama bagi pengembangan sumberdaya manusia Indonesia.” Pungkasnya. (Media Center/Nada dan Wildan)




