GANDENG D-SMART SCIENTIFIC, MEDIA CENTER UNDANG MAHASISWA BERPRESTASI UNIVERSITAS MULAWARMAN
Media Center- Memiliki jargon “2021 Tahun Berprestasi” tentu bukan hal mudah bagi mahasiswa/I Fakultas Syariah IAIN Jember untuk mewujudkannya. Sehingga dengan jargon tersebut diharapkan dapat mengkobarkan semangat mahasiswa/I untuk bersama-sama menorehkan berbagai prestasi baik dari tingkat regional, nasional maupun internasional.
Kali ini Media Center bekerjasama dengan D’Smart Scientific berhasil menggelar Student Achievement Talk untuk yang kedua kalinya dengan tema yang bertajuk “Sukses Menulis Bersama Mahasiswa Berprerstasi”. Student Achievement Talk kali ini turut menghadirkan Nury Khoiril Jamil yang merupakan The Author of Journal at Law Faculty in Udayana University dan Eugenia Dhea Adeline yang juga merupakan mahasiswa berprestasi di Universitas Mulawarman, yang di Moderatori oleh Robiatul Adawiyah Selaku Sekretaris dari D’Smart Scientific. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (19/2/2021) melalui via zoom meeting.
Dalam acara tersebut dibuka dengan sambutan-sambutan oleh Ketua D’Smart Scientific, Ketua Umum Media Center Fakultas Syariah IAIN Jember, dan juga oleh Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember.
“D’Smart Scientific bisa dibilang komunitas baru yang meberikan wadah bagi mahasiswa Fakultas Syariah khususnya dalam bidang karya tulis ilmiah dan insyaallah mahasiswa yang sudah bergabung dalam komunitas ini adalah orang-orang yang memang sudah mahir dalam bidang karya tulis ilmiah. Jadi, jika temen-teman ingin bergabung dengan kami, kami akan damping dan bimbing terus hingga menjadi juara dan menjadi mahasiswa berprestasi di Fakultas Syariah”. Ungkap Izzah Qotrun Nada yang merupakan Ketua D’Smart Scientific.
Ketua Umum Media Center Fakultas Syariah Wildan Rofikil Anwar dalam sambutannya menyampaikan bahwa media center telah berhasil menerbitkan kembali buku berjudul “Islam, Maqashidus Syariah & Dinamika Hukum Positif di Indonesia”. Buku ini merupakan kumpulan karya tulisan dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jember.
“Alhamdulillah ini merupakan sebuah acara pertama dari kepengurusan kami, meskipun baru tadi pagi dilantik, dan Alhamdulillah juga dalam acara yang keren ini Media Center Fakultas Syariah IAIN Jember telah berhasil menerbitkan kembali buku berjudul “Islam, Maqashidus Syariah & Dinamika Hukum Positif di Indonesia”. Buku ini merupakan kerja keras dari pengurus sebelumya, yang buku ini adalah hasil dari kumpulan karya tulisan dosen dan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Jember”. Ungkapnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. M. Noor Harisuddin M.Fil.I yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa dia sangat bangga dan senang dengan adanya acara ini, dikarenakan acara ini bisa memotifasi Mahasiswa/I IAIN Jember khususnya Mahasiswa/I Fakultas Syariah.
“Saya sangat bangga dan senang dengan adanya acara ini, dikarenakan acara ini bisa memotifasi Mahasiswa/I IAIN Jember khususnya Mahasiswa/I Fakultas Syariah untuk selalu berkarya dan menulis, contohnya seperti yang dilakukan oleh pengurus Media Center beserta jajarannya yang berhasil menerbitkan buku yang sangat keren yang berjudul “Islam, Maqashidus Syariah & Dinamika Hukum Positif di Indonesia”, dan saya juga berharap kedepan baik Media Center maupun D’Smart Scientific bisa memberikan atau menciptakan sebuah karya yang bagus dan bermanfaat bagi semua”. Ungkap Prof Haris yang juga Ketua Komisi Pengkajian, Penelitian dan Pelatihan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur.
Setelah acara sambutan selesai dilanjutkan oleh dua pemateri yang sangat berpengalaman dan hebat dalam dunia kepenulisan yaitu Nury Khoiril Jamil dan Eugenia Dhea Adeline.
Pada kesempatan tersebut, Nury Khoiril Jamil yang akrab disapa Jamil tersebut menceritakan awal mula tertarik untuk menggeluti dunia kepenulisan. Bahkan, Jamil pernah merasa tidak percaya diri hingga akhirnya Jamil mencoba mengikuti perlombaan di lingkup kampus dan Jamil berhasil meraih juara.
“Di Awal menulis saya pernah merasa tidak percaya diri bahkan saya down waktu itu, tapi berkat motivasi dari para dosen dan teman-teman saya, saya beranikan ikut perlombaan dan alhamdulillah meraih juara, dan Lambat laun rasa tidak percaya diri itu hilang dan digantikan dengan berfikir bahwa dunia ini mudah untuk ditaklukkan. Dari sinilah saya bertekad untuk lebih mendalami lagi tentang ilmu kepenulisan”. Ungkapnya
Dan jamil juga berharap penulis-penulis Indonesia harus lebih diperhatikan suppaya lebih bersemangat dalam menulis
“Saat ini kita berada di masa yang negative untuk mengembangkan tingkat literasi di Indonesia, Indonesia saat ini berada di tingkat No.3 dari 70 negara dalam hal pengembangan literasi, itu dikarenakan kurangnya apresiasi kepada penulis indonesia sehingga membuat para menulis malas untuk menulis lagi, dan saya berharap supaya indonesia harus lebih memperhatikan para penulisnya”. Ungkap Jamil yang juga merupakan Direktur Komunitas Peradilan Semu (KOMPRES) Fakultas Syariah IAIN Jember.
Berbeda dengan Eugenia Dhea Adeline, dia mengakui suka menulis sejak duduk di Sekolah Dasar (SD). Lomba cipta dan baca puisi merupakan lomba pertama yang diikutinya dan berhasil menjuarainya. Tidak berhenti disitu saja, pada saat kuliah Eugenia lebih mendalami kepenulisan dibanding mata kuliah lainnya.
“Keadaan pandemi yang membuat saya berfikir untuk tidak harus diam selama pandemi artinya harus bergerak. Bahkan ketika saya ikut lomba dan saya gagal saya memberanikan diri untuk ikut kelas menulis berbayar. Setelah ikut kelas baru ikut lomba lagi dan bisa juara. Saya suka menulis karena menulis bisa melatih kita bertutur kata yang baik.” Ujar Eugenia Dhea Adeline yang juga Pemenang Duta Mahasiswa Pancasila.
Dan Eugenia juga memberikan sebuah motifasi bagi kita untuk tidak jenuh dalam menulis.
“Jenuh itu sifat manusiawi, untuk itu kita harus melawannya dan juga kita harus mempunyai tokoh favorit untuk menulis, kalau saya sendiri sih sukanya Promodya Ananta Toer karena dalam tulisannya beliau banyak memunculkan sisi historis yang mudah untuk dipelajari”. Ungkap Yujin dengan penuh semangat.
Penulis : Izzah Qotrun Nada
Editor : Wildan Rofikil Anwar



