INDRA HIDAYATULLAH, ALUMNI SYARIAH YANG KINI MENJADI DEKAN KAMPUS DI LUMAJANG
Kesuksesan biasanya dikaitkan dengan istilah prestasi. Ya, prestasi tentu mendukung seseorang untuk meraih kesuksesan. Perjalanan kehidupan yang terkadang terjal juga menjadi tantangan tersendiri bagi insan yang mempunyai kemauan untuk membuat hidupnya lebih baik. Sukses dimiliki oleh mereka yang tidak berhenti berjuang, berusaha, belajar serta berdoa. Mencari rida dari Allah SWT dan orang tua merupakan kunci utama kesuksesan setiap orang.
Kisah orang sukses di dunia ini dapat menjadi motivasi bagi para pelajar yang masih atau sedang berjuang dalam meraih cita-cita. Semoga kisah dari sosok salah satu alumni Fakultas Syariah yang satu ini dapat memberikan inspirasi kepada kita semua. Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk kita simak bersama.
Ia bernama Indra Hidayatullah, M.E.I atau biasa dipanggil Indra, lahir di Lumajang, 23 Oktober 1986. Pria kelahiran Lumajang ini merupakan anak kedua (bungsu) dari pasangan Alm. Maulana Suratno dan Wiwik Hidayati. Kakaknya bernama Eva Magfiroh, S.Sos.I, M.Pd. Meski dilahirkan sebagai anak bungsu, tidak membuat Indra bersikap manja kepada orang tua ataupun kakaknya, Ia adalah sosok yang gigih dan bertanggung jawab.
Indra pernah mengenyam bangku sekolah mulai dari TK Muhammadiyah Wonorejo pada tahun 1992, SD Wonorejo 02 pada tahun 1994, MTs Miftahul Ulum Wonorejo pada tahun 1999, dan MA Miftahul Ulum Wonorejo pada tahun 2002. Setelah menyelesaikan bangku MA, ia kemudian berkeinginan untuk melanjutkan pendidikanya dengan kuliah di Perguruan Tinggi, saat itu yang menjadi keinginannya adalah masuk di kampus STAIN Jember (Baca: IAIN Jember).
Ia pun akhirnya kuliah di STAIN Jember pada tahun 2005 dengan mengambil prodi Muamalah. “Mengambil prodi Muamalah itu keinginan pribadi saya, dan kuliah di kampus STAIN Jember merupakan rekomendasi keluarga,” ungkap anak bungsu asal Lumajang tersebut.
Selama kuliah di STAIN Jember, Ia aktif dalam berbagai kegiatan di luar perkuliahan dengan mengikuti organisasi intra seperti Himpunan Mahasiswa Program Studi Muamalah (HMPS-MU) tahun 2006 dan organisasi ekstra yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah tahun 2007, di kedua organisasi tersebut Indra sama-sama menjabat sebagai Ketua Umum pada waktu itu.
Ketika ditanya tentang kisah unik dan menarik yang pernah dialami selama menjadi mahasiswa STAIN Jember kala itu, Ia menjelaskan kepada Tim Media Center waktu dirinya menjalani program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) banyak hal unik dan seru yang terjadi.
“Kisah unik yang pernah saya alami salah satunya yaitu ketika PPL di BMT Sidogiri Pasuruan, di saat pembelakalan semua mahasiswa diwajibkan untuk menyiapkan pakaian layaknya seorang bankir atau wirausaha untuk seragam selama menjalani PPL. Akhirnya saya belanja seragam PPL lengkap pada waktu itu, namun ternyata ketika sampai di Sidogiri pelaksanaan PPL malah diwajibkan memakai sarung bagi semua peserta sampai selesai,” tutur Indra sembari tersenyum mengingat masa lalunya.
Hingga kemudian akhirnya Indra pun lulus dari S-1 STAIN Jember pada tahun 2009, dan dinobatkan sebagai penulis skripsi terbaik pada waktu itu. Tentu momen tersebut menjadi salah satu kebahagiaan bagi dirinya dan orang tuanya pada saat itu.
Bagi sosok Indra lulus S-1 bukanlah akhir dari perjalanan belajarnya. Ia pun melanjutkan untuk kuliah S2 dengan Jurusan Ekonomi Islam di IAIN Surabaya (Baca: UIN Sunan Ampel Surabaya) dan Lulus S2 pada tahun 2011.
Hingga pada tanggal 22 September 2011, Indra meminang gadis pujaan hatinya Atis Syamsiatu Muslimah, S.E dan saat ini telah dikaruniai 2 anak. Anak pertamanya diberi nama Anas Mahfudz Hidayatullah lahir 26 Desember 2012, dan anak keduanya Alissa Qatrunnada Hidayatullah lahir 27 Maret 2015. Tentu rasa syukur tak terkira ia panjatkan atas kedua anak yang diberikan Allah SWT yang insyaallah saleh dan salihah tersebut.
Lulus S-2 Indra langsung melamar untuk menjadi dosen di IAI Syarifuddin Lumajang, ia pun lolos dan akhirnya dapat mengabdi di IAI Syarifuddin Lumajang. Perlu diketahui, sebelumnya Indra juga pernah menjadi dosen di STAIN Jember sejak tahun 2011-2016. Di IAI Syarifuddin Lumajang, pada saat itu ia benar-benar merintis dari awal prodi Ekonomi Islam mulai dari pengembangan jurnal, pengabdian kepada masyarakat dan penelitian sudah ia tekuni. Berkat kegigihannya tersebut, ia akhirnya diangkat menjadi Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAI Syarifuddin Lumajang periode 2017-2022.
“Mulai awal bersama ketua STAIS (2011an) diamanahi untuk mengonsep kegiatan PKL, KKN dan pengembangan Jurnal Ekonomi Islam. Saya banyak belajar dari para senior dan dosen-dosen Fakultas Syariah IAIN Jember. Saya juga aktif di Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI Jatim) dan diamanahi sebagai ketua komisariat IAEI IAI Syarifuddin Lumajang. Berangkat dari beberapa pengalaman diatas, alhamdulillah oleh rektor diamanahi menjabat sebagai Dekan FEBI IAI Syarifuddin Lumajang”, tutur pria 34 tahun.
Saat ditanya Tim Media Center tentang cerita perjuangannya sampai berada di titik sekarang ini, ia mengatakan bahwa awalnya mengambil prodi Muamalah di STAIN Jember tahun 2005. “Untuk kuliah S1 sebenarnya saya hanya membaca peluang di Lumajang. Karena ada kampus yang membuka prodi Ekonomi Islam di STAIN Jember, jadi saya langsung daftar,” pungkas Indra.
Perasaan sedih atau bahagianya, selama menempuh pendidikan S1 di STAIN Jember, ia mengaku belum pernah merasakan menjadi anak kost atau kontrakan. “Saya belum pernah merasakan menjadi anak kost atau tinggal di kontrakan. Karena saat itu, saya menempati Rayon Fakultas Syariah sampai selesai masa kuliah,” tambahnya.
Ia berpesan kepada adik-adik mahasiswa Fakultas Syariah untuk lebih berhemat dan menggunakan waktu dengan sebaik mungkin.
“Pesan untuk adik-adik mahasiswa, sisihkan uang saku untuk beli buku, perbanyak baca buku, berkaryalah melalui tulisan sebagai pengembangan basic skill dan berorganisasilah di dunia kampus. Insyaallah siap untuk mengabdi kepada masyarakat dan bersaing di dunia kerja,” tutur Indra menasehati adik-adiknya.
“Harapan saya untuk Fakultas Syariah, semoga Fakultas Syariah bisa lebih maju kedepannya serta dapat mengembangkan nilai-nilai ke-Islaman dengan ilmu syariah dan memberikan bekal, basic skill kepada mahasiswa Fakultas Syariah untuk pengembangan keilmuan sehingga bisa mencetak mahasiswa dan alumni yang siap pakai serta bermanfaat bagi masyarakat. Terakhir, harapan saya bersinergilah antara Fakultas, Mahasiswa dan Alumni. Saya siap membantu semua Program Fakultas Syariah,” ucap Indra yang juga pernah menjadi dosen STAIN Jember kala itu.
Penulis : Erni Fitriani
Editor : M. Irwan Zamroni ALi



