syariah@uinkhas.ac.id -

KAPRODI HPI IAIN JEMBER RAIH GELAR DOKTOR DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Home >Berita >KAPRODI HPI IAIN JEMBER RAIH GELAR DOKTOR DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA
Diposting : Senin, 01 Feb 2021, 12:50:12 | Dilihat : 1179 kali
KAPRODI HPI IAIN JEMBER RAIH GELAR DOKTOR DI UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA


Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember tak henti-hentinya kembali menunjukkan prestasi. Terbukti di penghujung tahun 2020, Fakultas Syariah IAIN Jember telah mempunyai doktor baru di bidang Hukum Islam. Ia adalah Dr. Abdul Wahab Ahmad, S.H.I., M.H.I., yang lahir di Jember, 12 Januari 1984. Pendidikan formal yang pernah ditempuhnya yakni S1 STAIN Jember, S2 IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan terakhir dinyatakan lulus S3 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tanggal 18 Desember 2020 lalu.

Selain menjadi Pengajar di Pesantren Mahfilud Duror 1 Jember, sejak 2015 Abdul Wahab juga menjadi Dosen di Fakultas Syariah IAIN Jember dan ia sekarang dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam Fakultas Syariah IAIN Jember.

Dengan mengangkat disertasi yang berjudul “Metode Istinbat LBM PWNU Jawa Timur atas Masa’il Qanuniyyah”, ia membedah metode istinbat yang digunakan oleh Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, khususnya LBM PWNU Jawa Timur dalam merespons masalah-masalah yang terkait dengan perundang-undangan.

“Dalam disertasi ini, saya mencoba menelisik metode istinbat yang benar-benar digunakan oleh LBM dalam putusannya yang terkait dengan berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia,” pungkasnya.

Adapun yang menjadi tim penguji dalam sidang disertasinya tersebut terdiri atas Ketua Sidang, Prof. Dr. H. Machasin, M.A., Sekretaris Sidang, Ahmad Rafiq, M.Ag., M.A., Ph. D, dan para anggota tim penguji di antaranya, Prof. Dr. H. Khoiruddin, M.A., Dr. H. Shofiyullah MA., S.Ag., M. Ag., Dr. H. Agus Moh. Najib, M. Ag., Prof. Dr. H. Syamsul Anwar, M.A., Prof. Dr. Drs. H. Makhrus, S.H., M. H.Hum., Dr. K.H. Abdul Ghofur Maimoen, M.A.

Dalam kesimpulannya, Abdul Wahab menyatakan bahwa metode pertama digunakan dan berusaha dipertahankan oleh LBM adalah metode qauli yang menjadi ciri khas NU untuk bermadzab. Namun demikian metode ini betul-betul tidak dapat menjawab persoalan baru yang belum dibahas oleh para ulama madzab sehingga dikembangkan metode ilhaqi.

“Seiring berjalannya waktu banyak ditemukan masalah yang betul-betul yang tidak dapat dipecahkan dengan metode ilhaqi sehingga menghasilkan ‘ibarah yang tidak relevan dan terkesan tambal sulam apabila dipaksakan,” tambahnya.

Oleh karena itu, kemudian dikembangkan pula metode istinbat manhaji yang tidak lagi terfokus pada pertanyaan verbal ulama mazhab sebagai patokan utama tetapi pada manhaj yang mereka gunakan untuk menjawab berbagai masalah.

Metode manhaji ini pun mengalami pengembangan sedemikian rupa hingga menurut Wahab secara substansi menjadikan metode LBM NU menjadi tidak berbeda dari apa yang dilakukan oleh lembaga fatwa lainnya seperti yang telah dilakukan oleh Majelis Tarjih Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang selama ini dikesankan mempunyai ciri fatwa yang berbeda karena tidak terlalu terikat pada satu mazhab.

“Metode terakhir (manhaji) inilah yang sering digunakan untuk memecahkan masa’il qanuniyyah yang membutuhkan banyak pertimbangan kemaslahatan, meskipun sering kali metode ini disamarkan dalam teks-teks putusan yang seolah memakai metode qauli atau ilhaqi,” kata pria yang juga menjabat sebagai Komisi Fatwa MUI Jember tersebut.

Dengan diraihnya gelar doktor oleh Abdul Wahab Ahmad dengan predikat sangat memuaskan, saat ini Fakultas Syariah IAIN Jember telah mempunyai 2 guru besar, 16 doktor dan jumlah ini akan terus bertambah seiring adanya beberapa dosen yang sedang menyelesaikan studi doktoralnya. Selain itu, terdapat 52 dosen yang bergelar strata dua dan juga dibantu banyak dosen dari unsur profesional seperti hakim, jaksa, pengacara, advokat, notaris dan lainnya.

Dengan adanya sumber daya manusia yang unggul tersebut, Fakultas Syariah IAIN Jember semakin optimis untuk dapat menjadi fakultas yang mempunyai daya saing tinggi di bidang hukum Islam dan hukum positif di Indonesia.

 

 

Reporter : Erni Fitriani

Editor : Moh. Abd. Rauf

 

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;