KETIKA KAFSYA BOCORKAN RAHASIA SUKSES ALUMNI SYARIAH
Media Center, Jumat 05/06 Fakultas Syariah IAIN Jember jalin tali silaturahmi dengan alumni. Acara ini diadakan oleh Keluarga Alumni Fakultas Syariah (KAFSYA) yang bertajuk halal bi halal dengan tema ‘Bersama KAFSYA, Mengabdi dan Berkontribusi untuk Negeri’. Acara ini menjadi bukti bahwa Fakultas Syariah IAIN Jember tidak pernah meninggalkan alumni.
Halal bi halal tahun ini menjadi berbeda, kondisi pandemi covid-19 yang belum berakhir memaksa acara ini dilaksanakan dengan cara daring. Meskipun demikian, acara ini tetap terselenggara dengan baik dan inspiratif. Narasumber yang dihadirkan pun tidak tanggung-tanggung. Mulai dari alumni yang menjadi Direktur Pascasarjana IAIN Ponorogo, Dr. Aksin Wijaya, M.Ag., sekretaris Pengadilan Agama Kangean Madura, Ahdiyat Ilmawan Nehru, S.H.I., M.H., DPRD Komisi II Bondowoso, Ali Mansur, S.H.I., M.Hum., dan Advokat sekaligus pengusaha, Uul Fathur Rohmah, S.H.I. Semuanya merupakan alumni Fakultas Syariah yang kini sukses dibidangnya masing-masing. Selain dari alumni Fakultas Syariah, acara ini dihadiri nara sumber dari luar alumni, yang juga Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri, H. Muntaha Mahfud. H Mahfud merupakan alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA).
Ketua KAFSYA, Yanto Hasyim, S.H., dalam sambutannya mengatakan bahwa, wajah kesuksesan suatu institusi --dalam hal ini Fakultas Syariah IAIN Jember --adalah kesuksesan alumni. Tidak dapat dipungkiri bahwa kesuksesan alumni menjadi salah satu suksesnya institusi, melahirkan alumni yang sukses tentu antar pihak harus saling bersinergi. Kesuksesan alumni berdampak pada penilaian positif terhadap institusi.
Tidak berdiam diri, Fakultas Syariah terus menggali potensi-potensi dan peluang yang ada. Dukungan untuk pengembangan diri mahasiswa dan alumni menjadi perhatian prioritas. Five Core Values menjadi dasar pijakan Fakultas Syariah IAIN Jember untuk selalu berkembang hingga tercapainya visi dan misi Fakultas Syariah menjadi Fakultas yang unggul dan inovatif.
“Saya senang berkumpul dengan orang-orang hebat dalam majelis ini,” ungkap Dekan Fakultas Syariah dalam sambutannya. Prof. Haris sapaan akrabnya selalu melakukan terobosan-terobosan untuk kemajuan Fakultas Syariah IAIN Jember, dengan cara mengadakan workshop, seminar dan lainnya untuk kemajuan Fakultas Syariah. Dekan Fakultas Syariah ini juga sangat terkesan dengan kiprah alumni yang sudah tidak diragukan lagi, mulai dari hakim, panitera, jaksa, pengusaha, birokrat, dosen, pejabat pengadilan, kepala kemenag, penyuluh agama, jurnalis, pengasuh pesantren dan sebagainya.
Mahfud memberikan tips-tips yang ia peroleh dari KAGAMA, memperkuat komunikasi antara alumni dan mahasiswa aktif dapat menjadi suntikan positif terhadap mahasiswa. Dikenalkan dengan dunia kerja yang dijalani oleh alumni dapat menjadikan mahasiswa lebih semangat lagi dalam menyelesaikan studinya. “Memang ada problem, namun ketika sudah dihadapkan pada tujuan bersama, almamater, kebermanfaatan kepada bangsa dan negara, semuanya bisa menjadi teratur dan semangat lagi,” ujarnya.
Ali Mansur yang kini menjadi wakil rakyat tepatnya sebagai DPRD Kabupaten Bondowoso mengungkapkan bahwa, Fakultas Syariah IAIN Jember telah berusaha dan mengupayakan agar mahasiswa menjadi unggul. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap langkah Fakultas Syariah yang tidak melepas alumninya begitu saja dengan memberikan wadah seperti Lembagai Konsultasi Bantuan Hukum Islam (LKBHI), Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) dan lainnya yang kini menjadi bukti keseriusan Fakultas Syariah dalam memberdayakan alumni.
Selaras dengan beberapa pemateri sebelumnya, Sekretaris PA Kangean Madura, Nehru, juga selalu mendukung langkah Fakultas Syariah untuk menggapai visi dan misinya. Selain berbagi pengalaman dan mengingat masa lalunya ketika berkuliah, sosok Nehru juga memberikan ide atau gagasan demi terwujudnya Fakultas Syariah yang semakin berkembang. Nehru mengharapkan agar ada mata kuliah yang fokus pada kesekretariatan dan administrasi pengadilan. Ungkapan itu beralasan bahwa hal tersebut penting dilakukan demi pengetahuan mahasiswa dan tidak cenderung pada praktisi hukum sebagai cita-cita profesi.
Tidak mau kalah, advokat terkemuka, Uul Fathur Rohmah menawarkan kepada adik-adik mahasiswa agar bisa bergabung dengan LKBHI IAIN Jember meskipun masih belum lulus. Hal tersebut dilakukan agar mahasiswa semakin matang dan tidak hanya berpaku materi yang didapat di dalam kelas, dengan demikian adalah tawaran yang sangat bagus demi penunjang pengetahuan mahasiswa. “Minat itu tergantung pada siapa kita dekat,” ungkapnya dengan semangat. Tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan sekitar menjadi penentu minat mahasiswa, pertemanan akan berpengaruh dengan pola hidup. Jika berteman dengan anak yang rajin, tentu secara perlahan akan berubah menjadi rajin pula.
Banyak stigma yang muncul tentang Fakultas Syariah, dengan adanya acara ini Fakultas Syariah mencoba menangkis hal-hal yang kurang tepat dan meluruskan. “Tidak perlu kecil hati, karena dalam dunia nyata peran kita sangat besar,” ungkap Aksin yang juga Direktur Pascasarjana IAIN Ponorogo.
Menampilkan kesuksesan alumni dalam mengabdi dan berkontribusi untuk bangsa, membuat masyarakat semakin mengetahui dan paham bahwa Fakultas Syariah IAIN Jember dapat mendobrak segala lini profesi. Dengan adanya jaringan alumni, yang dapat dijadikan tempat untuk berkonsultasi, sharing pengalaman dan meminta nasihat membuat alumni Fakultas Syariah selalu siap dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus.
Menggapai cita-cita memang tidak mudah, namun ketika ada komunikasi dengan yang sudah berpengalaman tentu akan mendapatkan motivasi, saran dan bimbingan untuk lebih giat lagi dalam belajar agar menggapai impian. Peran alumni sangat besar dalam menentukan penilaian masyarakat dan kemajuan kampus pada umumnya.
Reporter : Nury Khoiril Jamil
Editor : M. Irwan Z.



