syariah@uinkhas.ac.id -

LAGI! FAKULTAS SYARIAH IAIN JEMBER KEMBALI PERKUAT ENTREPRENEUR MILENIAL

Home >Berita >LAGI! FAKULTAS SYARIAH IAIN JEMBER KEMBALI PERKUAT ENTREPRENEUR MILENIAL
Diposting : Kamis, 12 Nov 2020, 13:20:39 | Dilihat : 438 kali
LAGI! FAKULTAS SYARIAH IAIN JEMBER KEMBALI PERKUAT ENTREPRENEUR MILENIAL


JEMBER - Lembaga entrepreneur Fakultas Syariah IAIN Jember atau disebut juga eLTRAIN kembali melakukan webinar entrepreneur yang ke sekian kalinya. Webinar tersebut mengambil tema “Menumbuhkan Semangat Dan Jiwa Wirausaha Kepada Santri,” dan diikuti oleh ratusan peserta secara virtual melalui Zoom Meeting dan You Tube Fakultas Syariah, pada Rabu (11/11/2020).

Acara tersebut diadakan bersama stakeholder terkait, diantaranya Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), Layanan Syariah LinkAja, Macarina, Lokal Karya dan lainnya.

Adapun yang menjadi pemateri diantaranya; H. Muzayyin, M.E (Direktur eLTRAIN), Ma Isa Lombu (Head Of Syariah Unit LinkAja), Bima Aji Rogo Wibowo (Marketing dan Kreatif Macarina) dan juga Eric Dwi Harta (Founder Lokal Karya). Acara itu dipandu langsung oleh Uul Fathur Rohmah, S.H.I yang juga alumni Fakultas Syariah IAIN Jember.

Webinar tersebut turut dihadiri oleh Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M. Fil. I (Dekan Fakultas Syariah), Hery Kuswoyo (Branch Manager BNIS Jember), dan Shatria Putra Dhartia (Head of East Ecosystem Expansion LinkAja).

Dalam sambutannya, Hery Kuswoyo menyebut bahwa di Pondok Pesantren terdapat banyak kegiatan perekonomian yang nantinya dapat menumbuhkan jiwa entrepreneur santri.

“Menurut hemat saya pondok pesantren bukan hanya tempat pendidikan agama, tetapi pondok pesantren sendiri tempat terjadinya kegiatan perekonomian, sehingga nantinya dapat memunculkan jiwa dan semangat entrepreneur santri,” ujar Hery Kuswoyo dalam sambutannya.

Shatria Putra Dhartia selaku Branch Manager BNIS Jember, dalam sambutannya mengatakan jika Layanan Syariah LinkAja hadir sebagai uang elektronik syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia.

“Layanan Syariah LinkAja dapat memfasilitasi berbagai jenis pembayaran yang sesuai dengan kaidah-kaidah syariah, oleh karena itu program ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk mempercepat perwujudan perekonomian syariah yang semakin maju,” cetusnya.

Di sisi lain, Prof. Kiai Harisudin selaku Dekan Fakultas Syariah menyebut jihad era milenial terdiri dari dua macam, pertama syariah harus dominan di Indonesia, kedua jihad entrepreneur.

“Perlu saya garis bawahi bahwa ada dua jihad pada zaman sekarang ini yang pertama syariah harus menjadi dominan di negeri ini. BUMN ingin melakukan merger pada Bank Negara Indonesia Syariah (BNIS), Bank Mandiri Syariah (BSM), BRI Syariah semuanya gabung agar lebih kuat. Kedua jihad entrepreneur dalam artian menyejahterakan diri santri dan masyarakat sekitarnya untuk memulai usaha,” tutur Prof. Haris sekaligus membuka acara.

Terdapat 6 tips yang harus dilakukan oleh seorang entrepreneur agar menjadi sukses, diantaranya adalah; niat, bersyukur, berdoa, berserah diri (tawakal), berkarya atau berinovasi dan terakhir adalah berbagi.

“Enam tips itu harus ada pada diri seorang entrepreneur,” jelas Muzayyin saat menyampaikan materinya. Menurutnya, kerjasama dan saling dukung juga menjadi penentu kesuksesan. Ia menilai segala sesuatu bisa tercapai dengan baik dan optimal jika dikerjakan secara kolektif.

Di sisi lain, Ma Isa Lombu yang juga narasumber menyebutkan salah satu cara untuk memulai menjadi seorang entrepreneur. “Salah satunya kuasai hal mendasar dalam berbisnis.” Tutur Ma Isa Lombu saat menyampaikan materinya.

Ada tiga konsep dasar yang penting untuk diketahui yang terdiri dari, pertama, mengerti siapa target pasarnya. Kedua, mengerti permasalahannya. Ketiga, melakukan komunikasi. Menurut Ma Isa Lombu, dengan mengerti ketiga konsep tersebut, produk yang ditawarkan kemungkinan besar akan laku.

Sementara itu, Bima Aji Rogo Wibowo berpandangan jika seseorang akan memulai bisnis niatnya harus benar.

“Ketika memulai bisnis bukan berarti langsung terjun dulu, tetapi ubah mindset dulu. Pentingnya mindset bisa menghasilkan omset. Dan juga guru terbesar adalah pengalaman ketika kita banyak pengalaman bijaksana kita lebih tinggi,” kata Bima.

Tidak hanya itu, Erik Dwi Harta menawarkan program lokalfest.id yang dinilai mudah untuk menggerakkan para UMKM untuk lebih kreatif dan dijalankan secara online, termasuk juga untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur masyarakat luas.

“Lokalfest.id merupakan pasar digital khusus UMKM warga lokal, dibentuk untuk memulihkan ekonomi pasca pandemi, tidak hanya itu, lokalfest.id adalah lokal event yang diselenggarakan secara online untuk meningkatkan kreatifitas UMKM dan perumahan industri,” ujar Eric Dwi Harta yang juga Founder Lokal Karya. Menurutnya, semakin banyak yang disajikan, semakin banyak yang dikonsumsi. Sudah tercatat sekitar 200 UMKM yang tervalidasi untuk mengikuti program tersebut.

 

Pewarta : Edi Supriyanto

Editor : M. Irwan Zamroni Ali

 

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;