MAHASISWA SYARIAH BEBER KIAT CAPAI 78 PIALA DI TAHUN PRESTASI 2021
Media Center – Fakultas Syariah IAIN Jember terus meningkatkan tingkat keilmuan mahasiswanya. Tidak hanya itu, mengapresiasi para mahasiswa berprestasi kini juga terus dilakukan. Hal tersebut sejalan dengan ditetapkannya 2021 sebagai tahun prestasi, diketahui juga sebelumnya Fakultas Syariah telah menetapkan 2021 sebagai tahun publikasi.
Melalui Media Center bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (HMPS-HK), akhirnya berhasil menggelar Student Achievement Talk yaitu sebuah acara Talk Show bersama mahasiswa berprestasi Fakultas Syariah. Acara tersebut berlangsung secara daring via zoom meeting, pada Kamis (4/2).
“Media Center ini adalah media-nya Fakultas Syariah yang sifatnya mem-back up program-program yang ada di dalamnya. Fakultas Syariah juga sudah menentukan 2021 tahun prestasi, kita terus mendukung dan mensosialisasikan hal itu dengan acara semacam ini,” ujar M. Irwan Zamroni Ali yang juga Ketua Media Center dalam sambutannya.
Diketahui juga sebelumnya, mahasiswa Fakultas Syariah telah banyak menorehkan prestasi akademik dan non akademik. Salah satunya narasumber dalam acara tersebut yaitu Ahmad Farid Anam, mahasiswa Prodi Hukum Keluarga yang telah meraih kurang lebih 78 kejuaraan tahfidz Al-Quran tingkat nasional dan ASEAN.
Ketua Umum HMPS HK, Ahmad Khotib menuturkan, jika pihaknya akan terus membantu mengawal ‘warga’ mahasiswa Prodi HK yang mempunyai potensi untuk ikut berbagai perlombaan.
“Senang sekali menggelar acara semacam ini bersama Media Center. Alhamdulillah, sebagai ketua HMPS, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk terus mengawal teman-teman mahasiswa yang ingin ikut kompetisi,” kata Khotib saat diwawancarai.
Di sisi lain, Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M. Fil.I berharap agar adanya acara ini dapat menjadi inspirasi bagi semua mahasiswa dan memberikan semangat baru untuk mulai aktif mengikuti dan juara di berbagai ajang perlombaan.
“Fakultas Syariah telah menetapkan 2021 sebagai tahun publikasi. Dengan itu, melalui acara keren dan inovatif ini, kita semua berharap akan terus muncul mahasiswa berprestasi lainnya. Saya berharap juga nantinya akan ada acara semacam ini lagi, dan sejalan dengan bertambahnya mahasiswa berprestasi lainnya,” ujar Prof. Kiai Harisudin yang juga Pengasuh PP. Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember.
Prof. Haris juga mendukung jika nantinya Fakultas Syariah IAIN Jember akan muncul komunitas bagi mahasiswa yang hafidz Al-Quran.
“Kita langsung mulai saja nanti, mahasiswa Fakultas Syariah yang hafal Al-Quran, bisa dikumpulkan dan menjadi komunitas baru yang nantinya bisa menghimpun mahasiswa penghafal Al-Quran lainnya. Insyaalah nanti kita bisa arahkan untuk menjadi Hakim,” tambah Prof. Harisudin dalam sambutannya.
Ahmad Farid Anam, narasumber dalam acara tersebut telah tercatat mengikuti program Tahfidz Juz 30 sejak kelas 4 MI (Madrasah Ibtidaiyah) di kota Lumajang. Akhirnya berkat keseriusannya dirinya berhasil hafidz 30 juz sekaligus, dan banyak menorehkan kejuaraan.
“Alhamdulillah saya memperoleh kejuaraan di tahun 2015 hingga saat ini baik dari tingkat Kabupaten, Provinsi, Nasional dan menjadi finalis tingkat ASEAN,” ujar Farid anak ketiga dari lima bersaudara tersebut.
Perihal jika nantinya Fakultas Syariah akan ada komunitas mahasiswa yang mau memulai dan sudah hafidz Al-Quran, Farid sapaan akrabnya mengaku siap membantu untuk menghidupkan dan mengkoordinir para mahasiswa Fakultas Syariah untuk belajar menghafal Al-Quran.
“Saya siap jika diberi amanah untuk membimbing teman-teman mahasiswa Fakultas Syariah, yang penting benar-benar ada kemauan untuk belajar, bukan karena paksaan,” ucap Farid yang juga mahasiswa Program Studi HK tersebut.
Selain itu, dirinya mengaku bahagia apabila banyak mahasiswa yang ingin belajar tentang Al-Quran. “Saya sangat bahagia apabila kita belajar bersama tanpa ada rasa gengsi, insecure karena kita belajar bersama dan menikmati betapa bahagianya ketika kita dekat dengan Allah dan Al-Quran yang tentunya akan menambah keimanan kita,” tutupnya.
Reporter : Endang Agoestian
Editor : Moh. Abd Rauf



