syariah@uinkhas.ac.id -

MANTAPKAN DIRI SEBAGAI FAKULTAS MERDEKA, FAKULTAS SYARIAH KEMBALI GELAR TALK SHOW ENTREPRENEUR

Home >Berita >MANTAPKAN DIRI SEBAGAI FAKULTAS MERDEKA, FAKULTAS SYARIAH KEMBALI GELAR TALK SHOW ENTREPRENEUR
Diposting : Jumat, 06 Nov 2020, 13:35:38 | Dilihat : 509 kali
MANTAPKAN DIRI SEBAGAI FAKULTAS MERDEKA, FAKULTAS SYARIAH KEMBALI GELAR TALK SHOW ENTREPRENEUR


Media Center – Lembaga Training Entrepreneur Fakultas Syariah IAIN Jember yang juga dikenal dengan sebutan eLTRAIN, kembali mengadakan Talk Show bersama Bank Mandiri Syariah Kabupaten Jember. Acara dengan tema “Millennial Entrepreneur, Why Not?” tersebut, akhirnya sukses diselenggarakan secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting, pada Kamis (5/11/2020).

Para narasumber dalam acara tersebut terdiri dari, Teguh Prasetya, S.T., (Manager Bank Syariah Mandiri Kabupaten Jember), Bayu Wibisono (Bendahara Jember Entrepreneur Community), Shohibul Ulum, S.E, M.E (Millennial Entrepreneur Ownner Peternakan Ayam Petelur). Acara keren yang diikuti oleh ratusan peserta ini dipandu oleh Wildan Rofikil Anwar yang juga merupakan anggota eLTRAIN Fakultas Syariah IAIN Jember.

Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember, Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I., dalam sambutannya mengutip pendapat Kemendikbud. Menurutnya, kesuksesan Perguruan Tinggi dapat dilihat dari banyaknya mahasiswa yang telah mendapatkan pekerjaan setelah 6 bulan dari kelulusannya dan minimal bisa mendapatkan gaji 1,2% dari Upah Minimum Regional (UMR)-nya.

Upaya yang dilakukan eLTRAIN saat ini menurut Prof. Haris, sangat membantu untuk mewujudkan munculnya millennial entrepreneur yang baru. Tidak hanya bagi Fakultas Syariah IAIN Jember, tetapi juga bagi mahasiswa di luar Fakultas Syariah.

“Karena kita (Fakultas Syariah) punya konsep kampus merdeka, siapa saja silahkan ikut, kita belajar bersama, termasuk dalam hal entrepreneur. Semoga ini menjadi sesuatu yang inspiratif, membangun relasi jaringan kepengusahaan, menumbuhkan pencerahan dan kesadaran untuk berwirausaha yang menjadikan banyak pengusaha di negeri ini,” pungkas Prof. Kiai Harisudin yang juga Ketua Umum Asosiasi Penulis dan Peneliti Islam Nusantara Se-Indonesia itu.

Di sisi lain, Direktur eLTRAIN H. Muzayyin, S.E.I., M.E., dalam sambutannya berharap agar eLTRAIN terus bisa bersinergi dengan para narasumber dalam bidang kewirausahaan.

“Kami berharap kepada segenap narasumber, semoga ke depannya bisa meningkatkan sinergi, mengayomi dan membimbing kami (Fakultas Syariah, red) yang menjembatani para millennial entrepreneur untuk bergerak maju bersama dengan Fakultas Syariah,” tutur Muzayyin yang juga dosen Fakultas Syariah.

“Kita harus jadi orang yang adaptif dan selalu berusaha,” ungkap Teguh Prasetya saat menyampaikan materinya. Menurutnya, ketika menghadapi kegagalan dalam berwirausaha, hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah evaluasi, baik dari segi manajemen atau dari pemasarannya.

Tidak hanya itu, Bayu Wibisono menilai dengan menjadi seorang pengusaha, maka hal ini menjadikan dirinya memiliki kesempatan untuk dapat menyalurkan rezekinya kepada orang lain.

“Rezeki memang datangnya dari Allah, tetapi dengan menjadi pengusaha atau entrepreneur, kita akan membantu banyak orang dengan cara mempekerjakan mereka di bisnis atau usaha yang kita kelola,” pungkas Bayu yang juga Bendahara Jember Entrepreneur Community (JECO).

Untuk menjadi seorang pengusaha, dibutuhkan sebuah proses. “Dibutuhkan waktu panjang selama 6 tahun untuk menentukan usahanya berjalan baik atau tidak”, tambah Bayu. Ia menyarankan untuk menjadi pengusaha, lebih baik dimulai seawal mungkin. Bisa dimulai dari tingkat mahasiswa atau setelah lulus, karena dari segi manajemen resiko dia hanya menanggung dirinya sendiri. Walaupun seandainya kita bercita-cita menjadi dosen atau direktur sekalipun, minimal harus punya usaha, supaya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Shohibul Ulum, S.E., M.E., juga memberikan tips untuk memulai bisnis, ada berapa hal perlu dilakukan diantaranya yaitu; memantapkan niat, perbanyak action, usaha harus sesuai hobi dan cinta, meminta doa restu orang tua, sholat dhuha dan tahajud.

“Seorang pengusaha harus memiliki sifat pantang menyerah dan tekun. Kerjakan apa yang kalian cintai, dengan begitu insyaallah usaha kita akan sukses.” kata Ulum yang juga Sekretaris Yayasan PP. Darul Hikam Mangli Kaliwates Jember.

 

 

Reporter: Erni Fitriani

Editor: M. Irwan Zamroni Ali

 

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;