MENDAPAT PUJIAN DEWAN PENGUJI, MARTOYO RAIH GELAR DOKTOR DI UNIVERSITAS JEMBER
Media Center-Masa Pandemi Covid-19 tidak pernah menyurutkan semangat para dosen Fakultas Syariah IAIN Jember untuk meraih gelar dan ilmu setinggi-tingginya. Terbukti, pada pertengahan tahun 2020 ini Fakultas Syariah IAIN Jember berhasil menambah kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di kalangan dosen. Pada tanggal (16/7/2020) lahir Doktor baru yaitu Dr. Busriyanti, M.Ag.
Hari Senin, 16 Agustus 2020, Fakultas Syariah IAIN Jember kembali melahirkan doktor baru yaitu Dr. Martoyo, S.H.I., M.H. pada Program Doktor Pascasarjana Universitas Jember (UNEJ). Martoyo sendiri adalah Dosen Hukum Ekonomi Syariah yang juga Wakil Dekan (Wadek) III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Syariah IAIN Jember.
Sidang terbuka promosi Doktor Promovendus Martoyo dilaksanakan di Gedung Serba Guna Fakultas Hukum Universitas Jember (UNEJ) dengan menerapkan protokol kesehatan lengkap dan ketat. Dalam ujian promosi Doktor tersebut Martoyo berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan Dewan Penguji.
Tim penguji Martoyo terdiri atas Dr. Moh. Ali, S.H., M.H., Dr. Aries Harianto, S.H., M.H., Prof. Dr. Khoidin, S.H., M.Hum., C.N., Dr. Dyah Ochtorina Susanti, S.H.,M.Hum., Prof. Dr. Dominikus Rato, S.H., M.Si., Prof. Dr. Herowati Poesoko, S.H., M.H., Prof. Dr. M. Arief Amrullah, S.H.,M.Hum., Prof. Dr. Thohir Luth, MA., Prof. Dr. H. Babun Suharto, S.E., M.M., Prof. Dr. Afdol, S.H., M.S.
Promovendus mengangkat judul disertasi “Pendirian Perseroan Terbatas Berdasar Akad Syirkah Mudharabah”. Dalam penelitiannya, Martoyo menjelaskan alasan mengambil judul tersebut atas dasar adanya badan usaha dalam sistem hukum perdata Indonesia seperti Perseroan Terbatas yang saat ini paling banyak digunakan dalam kegiatan usaha ekonomi dan bisnis dalam perekonomian Indonesia. Karena sejak awal hingga saat ini, tidak pernah didasarkan pada sistem perseroan seperti syirkah dengan ragam bentuknya. Sehingga tidak ditemukan konsep tentang badan usaha yang dikelola menggunakan prinsip syari’ah.
Pada saat proses ujian berlangsung respon penguji sangat antusias. Karena Martoyo bisa menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan oleh Dewan Penguji. Dewan Penguji juga memberikan pujian, karena dalam disertasinya Martoyo menekankan akad syirkah mudharabah yang jarang sekali digunakan oleh Perusahaan Perseroan Terbatas dalam menjalankan perusahaannya.
Disertasi Martoyo menjelaskan bahwa akad syirkah mudharabah yang merupakan pengembangan dan penggabungan multi akad (al-‘uqud al-Murakkabah) dari akad syirkah dan mudharabah dapat menjadi formulasi konsep perjanjian pendirian Perseroan Terbatas (PT) yang diformulasi berdasarkan nilai, prinsip, dan norma Hukum Islam yang menunjukan nilai keunggulan yang mampu diadopsi dan dipraktikkan dalam perjanjian pembentukan PT terutama yang menegaskan dirinya sebagai perusahaan yang dikelola berdasarkan prinsip syari’ah.
Ketika sidang promosi doktor berlangsung, pria kelahiran Pulau Madura Sumenep itu sangat bersyukur dan banyak mengucapkan terimakasih terutama kepada orang-orang yang telah mendukungnya sehingga mencapai titik kesuksesan sampai saat ini, dan dia juga berharap dalam penelitiannya kali ini supaya bisa memberikan manfaat kepada orang lain, bangsa, dan negara.
Martoyo bisa meraih gelar Doktornya saat ini adalah juga tidak lepas dari moto hidupnya yaitu “Letakkanlah akhlak di atas ilmu, sehingga ilmu akan berbuah kemaslahatan”. Itulah pegangan hidup dari seorang Doktor baru yang juga merupakan Konsultan Ahli Assosiasi Pengacara Syari’ah Indonsia (APSI) DPC Jember Dr. Martoyo, S.H.I., M.H.
Hal tersebut juga mendapatkan respon positif oleh Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember, Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I. yang juga dalam hal ini sangat berperan dalam memberikan motivasi kepada dosen untuk selalu berkarya dan meraih gelarnya sampai Profesor.
“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan bahagia dengan ujian terbuka Dr. Martoyo, S.H.I., M.H. (31/8/2020). Hingga Agustus 2020 ini, sudah ada tambahan dua doktor untuk Fakultas Syariah IAIN Jember. InsyaAllah akan ada tambahan dua doktor lagi tahun ini. Semua ini akan memperkuat SDM Fakultas Syariah untuk mencapai visinya ke depan”, pungkas Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I. yang juga sebagai Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.
Pada akhir acara, para undangan yang berasal dari keluarga dari Martoyo dan beberapa undangan yang terdiri dari civitas akademika IAIN Jember memberikan apresiasi dan penghormatan kepada Dr. Martoyo, S.H.I., M.H. sekaligus foto bersama dan dilanjutkan dengan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Reporter : Wildan Rofikil Anwar
Editor : Moh. Abd. Rauf



