MUHAMMAD NAJIB, LULUS KULIAH TIGA TAHUN LEBIH LANGSUNG JADI STAF DPR-RI
Jangan tanyakan pada diri anda apa yang dibutuhkan dunia. Tapi bertanyalah apa yang membuat anda hidup. Kemudian kerjakan. Karena yang dibutuhkan dunia adalah orang yang semangat dalam menjalani hidup, dan orang yang antusias menghadapi tantangan sesulit apapun.
Itulah kata-kata yang cocok buat alumni Fakultas Syariah yang satu ini, dia begitu muda, dia merupakan salah satu alumni yang lulus (fresh graduate) tahun ini. Kegigihannya, membuat dia sekarang berkarir sebagai anggota Staf Adiministrasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dia dilahirkan di kota dengan julukan kota “Santri” dan kota “Bumi Sholawat Nariyah” (dibaca kota Situbondo). Selain itu, dia juga memiliki jiwa-jiwa semangat yang tinggi yang bisa kita jadikan pedoman dan motivasi bersama untuk kita ikuti. Penasaran siapa alumni kita yang satu ini, yuk kita simak salah satu Profil Alumni termuda yang dimiliki oleh Fakultas Syariah saat ini.
Muhammad Najib Amrullah, S.H., biasa dipanggil dengan sebutan Najib, lahir di kota Situbondo, pada tanggal 03 Agustus 1998. Ia merupakan anak terakhir dari 9 bersaudara dari pasangan almarhum bapak H. M. Sahla Rahim dan almarhumah ibu Hj. Rahmani. Pendidikan Sarjana Hukum Ekonomi Syariah jurusan atau Prodi Muamalah diselesaikannya di IAIN Jember pada tahun 2016-2020.
Kehidupan alumni muda yang satu ini ketika kuliah di IAIN Jember tidaklah mudah, banyak sekali cobaan yang sudah dia lewati. Pada tahun 2016 dia mulai kuliah di IAIN Jember. Ketika memulai perkuliahannya setahun tepatnya pada tahun 2017 dan mulai memasuki semester 3, kabar duka menyelimuti dirinya dan hampir membuat dia patah semangat. Seseorang yang sangat dia cintai dan sayangi yaitu almarhumah ibu Hj. Rahmani meninggalkan dia untuk selamanya. Itulah suatu hal yang membuat dirinya sedih, tapi hal tersebut tidaklah membuat dia patah semangat untuk mencari ilmu dan kesuksesan. Dia bangkit kembali untuk meraih semua cita-cita yang dia idamkan selama ini untuk membahagiakan keluarganya, meskipun sang ibu meninggalkannya.
Tidak berhenti disitu. Cobaan kembali datang menyelimuti dirinya pada pertengahan tahun 2018 kabar duka menyelimuti dia kembali. Tuhan kembali memanggil orang sangat dia cintai dan sayangi juga yaitu almarhum bapak H. M. Sahla Rahim. Dia hampir patah semangat untuk tidak kuliah kembali, dikarenakan kedua orang yang dia sangat sayangi dan kasihi meninggalkan dia untuk selamanya. Tetapi saudara-saudaranya memberikan semangat dan motivasi untuk dia untuk bangkit kembali untuk meraih masa depannya.
Najib panggilan akrabnya memulai sebuah senyum dan kehidupan baru tanpa ditemani kedua orang tuanya. Semangatnya dia buktikan dengan mengikuti beberapa organisasi intra dan ekstra untuk menutupi kesedihannya itu, dan juga untuk mencari sebuah pengalaman yang nantinya akan membawa dia ke gerbang kesuksesan.
Beberapa organiasasi yang pernah dia ikuti adalah dia menjadi kader anggota aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah IAIN Jember. Pada tahun 2018-2019, Najib menjadi Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Ekonomi Syariah. Pada tahun berikutnya (2019-2020), Najib menjadi Pengurus Bidang Kaderisasi di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Jember dan juga menjadi Pengurus di Dewan Eksekutif Mahasiswa Institute (DEMA-I) sebagai Sekretaris Menteri Dalam Negeri.
Belum selesai mengabdi sebagai pengurus di (PMII) Komisariat IAIN Jember dan juga di Dewan Eksekutif Mahasiswa Institute (DEMA-I) pada tanggal 14 Mei 2020, Najib sudah menyelesaikan sidang skripsinya dengan nilai yang memuaskan.
Setelah menyelesaikan sidang skripsinya, Najib tidak langsung berhenti atau santai-santai untuk menunggu wisuda, tetapi yang dia lakukan adalah mencari sebuah pekerjaan yang dia geluti sekarang ini, yaitu menjadi Staf Administrasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat-RI A-375. “Pekerjaan ini saya dapatkan berkat sebuah kerja keras dalam mencari sebuah peluang yang ada dan bisa untuk dimanfaatkan, dia mencari informasi di internet dan juga mencari informasi kepada orang-orang yang memang berada pada pekerjaan tersebut”, ujar Najib bercerita.
Najib mengatakan bahwa orang yang juga membantu dan mengawal dia untuk masuk menjadi Staf Administrasi Anggota DPR-RI A-375 adalah Wakil Rektor 3 (Dr. H. Hefni Zain, M.Ag.), Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember (Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M. Fil.I) dan juga Ahmad Zainol Fatah, S.Pd.I., yang membantu dia dalam hal melengkapi persyaratan Administrasi yang dia butuhkan dalam pekerjaan itu.
Ketika ditanya oleh tim hal apa yang menjadi tantangan dan hambatan ketika baru pertama kali menggeluti profesi tersebut dia mengatakan “Perjalanan dan tantangan ketika menggeluti profesi ini adalah perlu adaptasi dan ketekunan, karena saya sendiri baru sekitar 3 bulanan menjalankan proses tersebut untuk memahami mengenai administrasi yang dibutuhkan di dalam pekerjaan saya”, tukasnya bercerita tentang pekerjannya di Jakarta.
Itulah sederet perjalanan panjang dari alumni muda kita yang satu ini, oh ya guys dia juga berpesan pada kita yang masih menggeluti dunia akademik ini dia berpesan “Seseorang boleh mengalami pahit getirnya perjalanan hidup. Tetapi dia tak boleh berhenti dan tak boleh kehilangan impiannya, terus kejarlah sampai kau mendapatkannya, tetaplah semangat untuk adik-adikku yang ada di IAIN Jember”, kata Najib memotivasi adik-adik Fakultas Syariah IAIN Jember.
Penulis : Wildan Rofikil Anwar
Editor : Moh. Abd. Rauf



