NURY WIDYA, ANALIS PENGELOLA KEUANGAN FAKULTAS YANG HANDAL DAN BERINTEGRITAS
Media Center – Analisis Pengelolaan Keuangan merupakan suatu hal yang wajib dimiliki dalam suatu perusahaan atau lembaga. Tujuan dari Analisis Pengelolaan Keuangan (financial analyst) adalah untuk mengetahui beberapa hal yang berhubungan dengan kesehatan finansial keuangan lembaga tersebut. Maka dari itu, peran dari seorang Analis Pengelola Keuangan sangatlah penting.
Mari berkenalan dengan Analis Pengelola Keuangan, Srikandi Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember. Nama lengkapnya adalah Nury Widya Sandhy S.E., M.M., yang akrab disapa Nury. Nury lahir di Kota ‘Pisang’, Lumajang pada tanggal 12 Mei 1983.
Nury mulai menempuh pendidikan formalnya di SDN Kepatihan 17 Jember, SMPN 2 Jember, SMAN 1 Jember, S1 & S2 jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Jember.
Nury menjadi bagian dari Fakultas Syariah sejak tahun 2015, sebagai Kepala Sub Bagian Administrasi Umum dan Keuangan, setelah ia mendapatkan surat tugas dari Rektor IAIN Jember (Baca: UIN KHAS Jember).
“Saya mulai berkarir sebagai Tenaga Kependidikan di Bagian Umum (persuratan, red) Fakultas Syariah UIN KHAS Jember selama 1 tahun pada tahun 2009. Setelah itu, dipindahkan ke Bagian Akademik selama 1 tahun, dan bergbabung di Bagian Perencanaan dan Keuangan tahun 2014 lalu,” Ujar Nury.
Berkat keuletan dan kegigihannya, karir Nury terus menanjak hingga kini menjadi Kasubag Administrasi Umum dan Keuangan Fakultas Syariah selama 5 tahun (2015-2020), dan sejak bulan Desember tahun 2020 lalu sampai saat ini ia diamanahi menjadi Analis Pengelola Keuangan di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.
Dari pengalamannya mengabdi di Fakultas Syariah, Nury mengakui dirinya banyak belajar tentang bagaimana tata cara berkomunikasi dan berorganisasi yang baik di dunia kerja (dalam hal ini di dunia pendidikan) dan juga tentang bagaimana memberikan pelayanan yang berkaitan dengan persuratan, administrasi akademik, administrasi umum, dan administrasi keuangan.
“Prinsip utama saya adalah bekerja secara maksimal dan jangan lupa berdoa. Niatkan semua yang kita lakukan sebagai sarana menggapai keridhaan Allah SWT,” ungkapnya.
Saat ditanyai tim Media Center tentang inovasi yang dilakukan, Nury menjelaskan, Ia hanya sebagai pelaksana di bidang keuangan yang berpacu pada aplikasi pembukuan yang dibuat oleh Kementerian Keuangan.
"Kita hanya sebagai pelaksana, sehingga kita tidak boleh membuat inovasi berupa aplikasi pembukuan yang nantinya tidak sinkron dengan yang diinginkan oleh pemeriksa Badan Keuangan Negara (BPK) dan Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Keuangan RI," tuturnya.
Adapun marketing yang dilakukan adalah mengenalkan kegiatan dan program-program Fakultas Syariah baik secara langsung maupun tidak langsung.
“Kita selalu kenalkan Fakultas Syariah kepada masyarakat secara langsung maupun melalui media sosial,” katanya.
Di sisi lain, Nury sebagai Analis Pengelola Keuangan dalam speednya dituntut untuk kerja cepat, tepat dan cerdas.
"Menjadi seorang analisis keuangan bukanlah hal yang mudah, butuh ketelitian ekstra,” pungkasnya.
Berkat Nury, administrasi keuangan dan hal ihwal anggaran Fakultas Syariah selalu mendapat nilai positif oleh pimpinan Universitas. Bahkan bisa menjadi percontohan Fakultas yang lain. Tentu ini juga berkat koordinasi dengan Wadek II, Dr. Sri Lum’atus Sa’adah, MHI yang membidangi anggaran dan keuangan dan juga Kabag TU, Syahrul Mulyadi, MM.
Reporter : Arinal Haq
Editor: Erni Fitriani




