PENDIDIKAN ADVOKAT, SOLUSI MENJADI LAWYER HANDAL DAN PROFESIONAL
Gimana nich kabar teman-teman semua, sebentar lagi akan ada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat (PPPA). Rugi kiranya jika teman-teman tidak mengikuti secara langsung kegiatannya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara kerja sama antara DPC APSI (Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia) dengan Fakultas Syariah IAIN Jember. Ketika diwawancarai ketua pelaksana kegiatan tersebut yang sekaligus sebagai Ketua Keluarga Alumni Fakultas Syariah (KAFSYA) IAIN Jember, Yanto Hasyim, S.H, menyampaikan latar belakang dari kegiatan tersebut adalah karena UU No. 18 Tahun 2003 tentang advokat.
"Demikian ini karena adanya peluang bagi sarjana syariah di dunia advokat berdasarkan UU No. 18 tahun 2003 tentang advokat," ungkap Yanto saat diwawancarai.
Kegiatan tersebut akan menyokong bagi setiap kalangan, baik bagi mahasiswa, civitas akademik, alumni dan masyarakat umum. Untuk dapat memahami hukum, terkhusus untuk memahami tentang advokat yang juga sering disebut lawyer. Acara ini sangat penting baik untuk alumni, civitas akademika Fakultas Syariah, maupun masyarakat luas. Tujuan dari kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat (PPPA) ini untuk menciptakan lawyer profesional yang menjunjung nilai agama.
Seperti yang dinyatakan oleh Ketua DPC APSI Jember, Mohammad Hasby As Siddiqy, S.H.I. "Tujuan utama adalah mencetak advokat profesional yang menjunjung tinggi norma agama sebagai identitas advokat syariah dan mampu bersaing di dunia keadvokatan," pungkasnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara umum, jadi siapa saja boleh mengikuti kegiatan tersebut. Terkhusus bagi para alumni Fakultas Syariah IAIN Jember dan seluruh alumni Fakultas Syariah dimanapun.
"Ada yang dari luar kota seperti Malang dan juga ada yangdi luar Jawa seperti Kalimatan dan alumni berbagai kampus, seperti UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta", tambah Yanto.
Hasby selaku ketua DPC APSI Jember juga mengatakan tidak menutup kemungkinan juga ada peserta dari Fakultas Hukum umum. Karena untuk angkatan II dilaksanakan dengan sistem daring, melihat peluangnya akan banyak peserta dari luar kota Jember karena tidak harus stay di Jember.
Banyak respons positif dari kalangan praktisi hukum terhadap kegiatan tersebut. Mengingat bahwa dengan diadakannya kegiatan ini, akan menambah para advokat-advokat yang berkualitas. Bahkan dengan diadakannya kegiatan tersebut menjadi bukti, bahwa alumni dari Fakultas Syariah kini dipercaya untuk menjadi salah satu praktisi hukum yang profesional di bidangnya.
"DPC APSI Jember sangat bangga bisa menjadi wadah bagi para alumni untuk membantu, melatih, dan mencetak menjadi seorang advokat yang profesional," tambah Hasby.
Testimoni dan dukungan dari berbagai pihak. Zainal Abidin S.H.I, misalnya, advokat yang juga sekretaris Pengurus Wilayah APSI Jawa Timur mengapresaisi pendidikan advoka ini, "Melalui DPC APSI Jember akan mengorbitkan lawyer yang berintegritas tidak hanya dari segi keilmuan namun terintegrasi nilai-nilai moral dan penegakan hukum dan syariah yang berimbang".
Abdul Hamid, Advokat muda ini sangat mendukung dan menanggapi positif kegiatan ini. "Menurut subjektif saya adanya PKPA atau PPPA ini merupakan peluang emas yang memberikan ruang untuk mengekspresikan diri dan lahannya juga subur untuk menanamkan jiwa-jiwa profesional hukum khususnya kalangan fresh graduate Fakultas Syariah dan Hukum yang ingin mengamalkan ilmunya. Dunia praktisi lawyer ini saya menyebutnya sebagai conector basic transformasion dari Fakultas Syari’ah itu sendiri," ujar mahasiswa Pascasarjana (S2) IAIN Jember yang juga alumni PPPA angkatan pertama.
Advokat muda yang lain, Siti Nurholila, M.H., memberikan menanggapi positif kegiatan ini "Menurut saya, kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Profesi Advokat yang diadakan oleh DPC APSI Jember bekerja sama dengan Fakultas Syariah merupakan wadah yang tepat bagi mahasiswa sarjana hukum, khususnya alumni Fakultas Syariah untuk memperdalam ilmu hukum, baik teoritis maupun praktis. Wabil khusus bagi mereka yang ingin terjun dalam dunia advokat atau konsultan di bidang hukum," tukas Siti Nurholila angkatan pertama PPPA yang juga baru lulus S2 Pasca Sarjana IAIN Jember.
Tanggapan apresiatif juga muncul dari Kaprodi Hukum Tata Negara, Inayatul Anisah, S.Ag, Hum; “Saya sangat mengapresiasi acara ini, karena PPPA yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan APSI Jember ini, media yang tepat untuk adik-adik fresh graduate Fakultas Syariah untuk bisa segera berproses di profesi hukum "advokat" yang tidak harus menunggu nanti, tapi bisa dimulai sekarang seketika pasca lulus kuliah. PPPA angkatan I tahun 2019 yang lalu terbukti telah melahirkan advokat-advokat baru dari alumni fakultas syariah. Karena selepas PPPA, peserta diberikan kesempatan untuk langsung magang di beberapa advokat senior APSI maupun LKBHI, ini saya kira yang membedakan dengan PPPA yang lain, keberlangsungan untuk "to be" sampek tuntas ini, yang merupakan tanggung jawab bersama di APSI dan LKBHI"
Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember Prof. M. Noor Harisudin, M.Fil.I juga sangat merespons positif pada kegiatan ini. "Saya bangga dengan banyaknya alumni yang jadi advokat. Saya berharap, dengan pendidikan advokat tahun ini, akan lahir 100 advokat dari rahim Fakultas Syariah IAIN Jember, " ungkap Prof. Harisudin yang juga Sekretaris Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum PTKIN se-Indonesia.
Untuk materi-materi yang akan didapat oleh para peserta nantinya, yakni materi-materi tentang hukum serta bagaimana menjadi advokat yang berintegritas. Sebagaiamna penjelasan Hasby, "Untuk materi, kita sebagai panitia mengacu pada juklak dan juknis dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) APSI, di mana materi yang diberikan pada peserta sudah baku, dan tidak jauh beda dengan materi dari organisasi lain dengan tambahan-tambahan materi khusus. Pada dasarnya, semua materi PPPA Angkatan II ini untuk mencetak advokat yang profesional, namun perlu diingat bahwa APSI merupakan suatu organisasi besar sebagai salah satu pendiri PERADI sesuai dengan amanah UU No. 18 tahun 2003 tentang Advokat, sebagai satu-satunya organisasi yang merangkul para alumni Fakultas Syariah. APSI juga tidak lupa untuk memasukkan materi-materi khusus yang belum tentu juga organisasi lain memberinya, misal tentang hukum kewarisan, perbankan syariah dan sebagainya. Sehingga, APSI dengan kelebihan materi tersebut dengan bangga mengadakan pendidikan angkatan ke-2 ini, berkaca pada pelaksanaan angkatan pertama yang telah sukses sebelumnya".
Kegiatan pendidikan dan pelatihan profesi advokat tersebut akan dilaksanakan selama sepuluh hari, terhitung sejak tanggal 7 sampai tanggal 16 Agustus 2020. Selain itu kegiatan kali ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya, di mana pada kegiatan kali ini akan dilakukan secara online atau daring. Mempertimbangkan situasi saat ini, maka pilihan tersebut dianggap tepat untuk tetap menjalankan pendidikan dan pelatihan profesi advokat.
Sejauh ini persiapan sudah mencapai 80%, karena untuk angkatan II ini menggunakan sistem daring yang dikarenakan pandemi Covid-19, sehingga mayoritas kita fokus pada teknis pelaksanaan yang berbeda pada angkatan pertama.
"Monggo kepada para alumni Syariah terutama alumni Fakultas Syariah jangan sampai terlewatkan kesempatan ini karena tahun depan belum tentu masih ada," ujar Yanto, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Keluarga Alumni Fakultas Syariah IAIN Jember.
Reporter : Moh. Haris T. Rahman
Editor : Moh. Abd. Rauf



