syariah@uinkhas.ac.id -

PERNAH MENJADI MAHASISWA CADANGAN, BEGINI KISAH MOH. ABD. RAUF HINGGA DINOBATKAN WISUDAWAN TERBAIK

Home >Berita >PERNAH MENJADI MAHASISWA CADANGAN, BEGINI KISAH MOH. ABD. RAUF HINGGA DINOBATKAN WISUDAWAN TERBAIK
Diposting : Jumat, 02 Jul 2021, 10:33:28 | Dilihat : 691 kali
PERNAH MENJADI MAHASISWA CADANGAN, BEGINI KISAH MOH. ABD. RAUF HINGGA DINOBATKAN WISUDAWAN TERBAIK


Media Center- Lagi, mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember berhasil raih menjadi wisudawan terbaik tahun 2021. Wisudawan tersebut bernama Moh. Abd. Rauf, mahasiswa yang tidak asing lagi di kalangan mahasiswa maupun dosen, baik dalam organisasi bahkan prestasi akademik.

Rauf sapaan akrabnya hadir sebagai wisudawan terbaik program sarjana dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95 pada acara wisuda ke 39 Selasa 29/06 bertepatan di Gedung Kuliah Terpadu lantai 3. Sebelumnya Rauf juga menyabet sebagai skripsi terbaik di Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.

“Perasaan saya tentu senang dan bahagia. InsyaAllah, Allah mengijabah doa-doa yang selalu saya panjatkan dengan dibarengi dengan usaha (ikhtiar) sejak awal kuliah. Seperti ungkapan pepatah, siapa yang berani menanam ia akan memetik hasil” ujarnya.

Rauf adalah milenial yang berasal dari Desa Pakis Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Lahir pada tanggal 18 November 1997 dari seorang Ayah (Alm.) H. Moh Kusyairi dan Ibu Siti Jamila, sebagai anak bungsu dari 3 bersaudara.

“Saya dibesarkan pada keluarga yang dimana pendidikan menjadi nomor satu. Karena pendidikan bukan hanya ruang untuk mencari gelar. Namun secara holistik, ia adalah ruang pembentuk sikap dan karakter” ungkapnya.

Sebelum menjadi hingga seperti saat ini, tak banyak yang mengetahui bahwa sosok Rauf pada pendidikan sebelumnya tidak berkaitan dengan hukum, tepatnya ketika pendidikan menengah atas (SMK) memilih jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Bahkan, juga pernah kuliah di jurusan Teknik Informatika di salah satu kampus di Malang.

Namun, walaupun tidak memiliki basis pendidikan yang berkaitan dengan hukum saat SMK. Terbukti saat menjadi mahasiswa, Rauf berkali-kali menjuarai beberapa perlombaan hukum mulai dari Esai, Karya Tulis Ilmiah (KTI), Debat Hukum, dan Konverensi Hukum bertaraf Nasional serta Internasional.

“Nah pertengahan 2016 saat saya semester 2 di Kampus Malang, keluarga saya meminta untuk pindah kampus ke Jember karena saat itu (Alm.) Bapak sedang sakit parah” ucap Rauf yang juga Editor in Chief Rechtentstudent Journal.

Lebih dari itu, cerita menarik ketika memutuskan untuk pindah ke IAIN Jember (sekarang: UIN KHAS Jember) dengan program studi Hukum Pidana Islam, Rauf menjadi mahasiswa dengan status cadangan. Yang berarti ia akan mendapatkan kesempatan lolos apabila terdapat calon mahasiswa baru yang tidak melakukan registrasi ulang.

“Di IAIN Jember, saat mendaftar saya diterima sebagai mahasiswa baru dengan kategori mahasiswa cadangan bukan secara langsung (diterima)” ungkapnya sembari tertawa.

Di lain sisi akademik, Rauf memiliki karakter kepemimpinan yang kuat yang juga menjadi faktor pendewasaan diri hingga sampai saat ini. Menjadi prinsip baginya bahwa, setiap keputusan yang diambil dalam hal apapun adalah tanggungjawab. Maka, keberanian untuk memulai juga dibarengi untuk bisa menuntaskan dengan baik.

Menjadi penting dalam sebuah prinsip, Rauf mengaku selalu menanamkan prinsip khoirunnas anfa'uhum linnas dalam setiap perjalanan hidupnya.

“Secara pribadi saya akan selalu belajar dan belajar, karena ini menjadi gerbang awal hidup saya. Masih ada tujuan yang lebih jauh dan lebih tinggi untuk digapai. Yang terpenting pedoman yang selalu kita pegang, dimanapun kita berada usahakanlah menebar kebajikan walaupun sekecil kerikil” jawabnya saat ditanya perasaannya saat dinobatkan sebagai Wisudawan terbaik oleh Tim Media Center.

Sosok Rauf menjadi contoh sukses dan teladan bagi mahasiswa lain khususnya mahasiswa Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Tumbuh dan besar di desa tidak membuat sosok Rauf tenggelam dalam stigma, terlebih sebagai sosok santri yang acap kali dianggap tertinggal. Rauf dapat membuktikan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama.

“Harapan saya untuk seluruh mahasiswa terutama Fakultas Syariah adalah untuk terus belajar dan belajar. Belajar bukan hanya diartikan di ruangan kelas, namun apa yang didapatkan harus ditransformasikan ke realita kehidupan di lapangan. Agar ilmu yang dipelajari dapat berguna bagi nusa dan bangsa” ungkapnya.

Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M. Fil. I, Dekan Fakultas Syariah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq sangat senang dan bahagia atas capaian Abd. Rauf. "Ini macth dengan apa yang Fakultas Syariah tetapkan sebagai Tahun Prestasi di mana banyak mahasiswa memiliki prestasi akademik maupun non akademik, tingkat regional, nasional maupun internasional", ujar Prof Haris yang juga Ketua PP Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) se-Indonesia.

Selanjutnya, Prof Haris juga mengatakan bahwa prestasi tahun ini mengulang prestasi wisudawan terbaik tahun 2020 di lingkungan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember atas nama Nur Aji Pratama. Tentu capaian ini berkat dosen pembimbing, kaprodi, dekan hingga para dosen yang mengajar.

 

Reporter: Nury Khoiril Jamil

Editor: Izzah Qotrun Nada

 

Berita Terbaru

Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah
Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Resmi Terakreditasi, Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027
12 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;