syariah@uinkhas.ac.id -

RINA AGUSTIN, ALUMNI SYARIAH YANG KINI JADI PEGAWAI BANK BRI

Home >Berita >RINA AGUSTIN, ALUMNI SYARIAH YANG KINI JADI PEGAWAI BANK BRI
Diposting : Senin, 22 Jun 2020, 12:56:16 | Dilihat : 2741 kali
RINA AGUSTIN, ALUMNI SYARIAH YANG KINI JADI PEGAWAI BANK BRI


Sukses merupakan impian setiap orang. Sebagian besar orang yang sukses adalah mereka yang berusaha keras untuk meraih impiannya, termasuk salah satu alumni Fakultas Syariah yang satu ini. Pada kesempatan ini Media Center Fakultas Syariah akan menyajikan ulasan profil dari alumni tersebut. Jangan salah, alumni Fakultas Syariah IAIN Jember tidak hanya terbatas berprofesi sebagai Pengacara, Jaksa atau Hakim saja, akan tetapi ada juga profesi lain yang bisa ditekuni oleh para sarjana hukum Fakultas Syariah lainnya, seperti yang satu ini, ia merupakan alumni yang menjadi pegawai bank BRI Kabupaten Jember lho. Nah, siapa dia? Mari kita simak.

Dia bernama Rina Ayu Agustin, S.H.I., salah satu alumni Fakultas Syariah angkatan tahun 2011. Rina merupakan putri dari pasangan Jumari dan Maimunah, ia lahir pada tanggal 01 Agustus 1992 di kota Jember. Rina merupakan anak pertama dari empat bersaudara, sebagai anak pertama Rina secara tidak langsung dituntut untuk selalu mengalah dan paham akan keadaan karena minimnya ekonomi keluarga, bahkan untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi ia harus bekerja keras sendiri. Beban sebagai anak pertama memang berat, tetapi tidak sebanding dengan perasaan bangga yang disematkan ketika bisa menjadi panutan. Rina merupakan istri dari Lukman Haris yang menikah pada 28 Oktober 2017 dan telah dikaruniai seorang anak bernama Alika. Kini Rina bertempat tinggal di Dusun Karang Kokap, RT 002/ RW 004, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember.

Rina menempuh jenjang pendidikannya di Sekolah Dasar Negeri Gugut 2 Rambipuji (1998-2004), sedangkan tingkat MTS (Madrasah Tsanawiyah) dan MA (Madrasah Aliyah) Madrosatul Muallimat Al-Islamiah (MMAI) Baitul Arqom Balung Jember. Selain bersekolah, Rina juga masuk pesantren selama 6 tahun di lembaga tersebut. Hal itu ia lakukan agar memperoleh ilmu pengetahuan tentang agama Islam lebih dalam lagi.

Rina akhirnya lulus di MA Madrosatul Muallimat Al-Islamiah pada tahun 2010. Setelah menyelesaikan pendidikannya tersebut, Rina tidak langsung melanjutkan ke Perguruan Tinggi, hal ini dikarenakan ia harus mengabdi terlebih dahulu selama satu tahun di pesantren tempat ia mondok, hingga ia selesai dan keluar dari pesantren pada tahun 2011. Setelah itu Rina masih tidak ingin berhenti belajar, wanita yang berasal dari Rambipuji ini ingin melanjutkan pendidikannya ke Perguruan Tinggi.

Rina diterima menjadi mahasiswa baru di IAIN Jember (dulu STAIN Jember) pada tahun 2011. Keinginannya untuk tetap melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi tersebut bukan tanpa hambatan, Rina sempat tidak diizinkan oleh orang tuanya karena khawatir tidak mampu untuk membayar biaya selama masa kuliah. Namun ia tidak menyerah, dengan segala usaha, kerja keras, doa dan restu orang tuanya, akhirnya Rina mendaftar dan berhasil mendapat beasiswa bebas SPP di IAIN Jember. Ia pun masuk sebagai mahasiswi jurusan Al-Akhwal Asy-Syakhsiyyah (AS).

Kuliah di IAIN Jember (dulu STAIN Jember) memang keinginan kuat dari wanita berusia 27 tahun ini. Rina memilih IAIN Jember lantaran kampus tersebut dipandang mempunyai pendidikan berbasis agama Islam yang sangat luas. Perjuangannya untuk masuk ke STAIN Jember tidaklah mudah baginya.

“Kalau bukan karena Fakultas Syariah yang mengadakan beasiswa bebas SPP, mungkin saat itu saya tidak akan kuliah. Saya kuliah di Prodi AS bukan karena saya berminat di Prodi AS, tetapi semata-mata karena beasiswa yang saya dapatkan, saya terlahir dari keluarga yang sangat sederhana. Saya juga tidak terlalu berfikir besok akan menjadi apa ketika saya lulus sebagai mahasiswi Prodi AS. Saya hanya berfikir bagaimana cara saya bertahan selama menjalani proses kuliah dengan baik dan bisa membanggakan orang tua, urusan setelah lulus nanti jadi apa itu adalah hadiah dari hasil kerja keras dan proses,” ungkap Rina ketika dihubungi via WhatsApp.

Menyandang predikat sebagai mahasiswa berprestasi layak dimiliki oleh siapapun, tak terkecuali Rina. Ia membuktikan bahwa Rina dengan keadaan ekonomi minim juga dapat meraih impiannya yaitu kuliah ke luar negeri, impian tersebut dapat dicapai setelah Rina menjadi salah satu wakil IAIN Jember untuk pertukaran mahasiswa (student exchange) di Thailand pada tahun 2015.

“Awalnya saya tidak pernah membayangkan akan menjadi salah satu mahasiswa yang berkesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut, dengan waktu kurang lebih satu semester (4-5 bulan) sudah banyak beberapa kegiatan akademik yang saya ikuti di sana, kami juga berkesempatan untuk mengenalkan bahasa Indonesia kepada para pelajar di Thailand,” ujar wanita tersebut.

Susah senang telah Rina alami selama menjalani proses perkuliahan di IAIN Jember. Selain kuliah, saat itu Rina juga aktif menjadi guru honorer di SMP dan SMA PP. Raudlotul Athfal dan mengajar Pramuka di beberapa sekolah seperti di SDN Mangli 01 dan MTs Al-Kutsar. Jadwal mengajarnya pun ia atur sedemikian rupa agar tidak menganggu proses perkuliahannya. Di kampus ia juga pernah tercatat sebagai pengurus Kabid Hukum HMPS AS (periode 2013-2014). Rina menjalani hari demi harinya dengan penuh semangat dan kerja keras. Saat itu Rina masih bertempat tinggal bersama kedua orang tuanya di Dusun Krajan, Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji Jember.

Rina akhirnya lulus kuliah pada tahun 2015 dengan memperoleh hasil yang memuskan yaitu nilai cumlaude. Sebelum menjadi profesinya yang saat ini, Rina masih melanjutkan aktivitasnya sebagai tenaga pengajar/guru saat itu. Hingga akhirnya, ia mendapat tawaran dari Fakultas Syariah untuk mendaftarkan diri sebagai pegawai Bank BRI. Ia pun mencoba mengikuti berbagai tes yang dilakukukan hingga tahap 4, mulai dari tes wawancara, tes psikologi, tes interview hingga tes kesehatan. Tahap demi tahap ia lalui dengan penuh keyakinan hingga akhirnya Rina dinyatakan lolos dan berhasil menjadi pegawai Bank BRI Cabang Jember.

“Tepat 2016 bulan Mei, saya ditawari oleh Fakultas Syariah untuk mengikuti tes penerimaan pegawai bank BRI, akhirnya atas restu kedua orang tua saya mencoba mengikuti tes tersebut. Alhamdulillah berkat usaha, doa dan restu kedua orang tua saya berhasil melalui semua tes tersebut, dan dinyatakan lolos menjadi pegawai Bank BRI Kabupaten Jember,” ungkap Rina

Tepat tanggal 16 Juli 2016 merupakan hari pertama Rina bekerja di BRI Kabupaten Jember, ia jalani pekerjaanya dengan selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

“Alhamdulillah akhirnya saya bisa bekerja dibagian Customer Service (CS), kerjaanya seperti CS bank pada umumnya, seperti misalnya pembuatan nomor rekening, nanti proses tersebut akan di acc oleh kepala unit dan uangnya melalui teller. Beberapa pekerjaan memang dilakukan secara sistematis atau berkoordinasi dengan bagian lainnya. Hal ini dilakukan demi tranparansi keuangan dan meminimalisir kecurangan,” jelas Rina yang juga bekerja di bagian Customer Service tersebut.

Rina juga menyampaikan tantangan terberatnya selama berprofesi sebagai pegawai Bank BRI Cabang Jember tersebut, “Ketika awal bekerja disana ada rasa ingin berhenti karena setiap harinya harus menghadap Kepala Unit yang galak, sering merasa lelah apa lagi saat itu saya baru tahu dunia perbankan. Tapi seiring berjalannya waktu, saya sudah mulai terbiasa karena saya yakin banyak orang yang ingin berada di posisi saya saat ini,” ujar ibu dari satu anak tersebut.

“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Fakultas Syariah. Saya ucapkan terima kasih juga untuk para dosen dan sahabat-sahabat Fakultas Syariah yang telah mendidik sarjana hukum yang berkompeten dan berkualitas. Juga secara tidak langsung Fakultas Syariah sudah banyak membantu dalam perjalanan karir saya,” ujarnya dengan penuh semangat dan bangga.

Dari pengalaman yang dilewatinya, Rina juga berpesan kepada adik-adik mahasiswa Fakultas Syariah “Hidup ini butuh: Jalani, hadapi, berdiri. Artinya jalani apa yang ada di depan kita, hadapi setiap masalah yang kita temui dan berdiri saat kita jatuh. Terus berjuang dan jangan pantang menyerah menggapai cita-cita, karena jurusan kuliah bukan menjadi tolak ukur dalam meraih suatu cita-cita yang diinginkan,” tutur Rina menasehati.

 

Penulis: Izzah Qotrun Nada

Editor: M. Irwan Z.

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;