syariah@uinkhas.ac.id -

RIZA AMALIA, PANITERA YANG TETAP SEMANGAT MESKIPUN BANYAK RINTANGAN

Home >Berita >RIZA AMALIA, PANITERA YANG TETAP SEMANGAT MESKIPUN BANYAK RINTANGAN
Diposting : Jumat, 05 Jun 2020, 03:00:41 | Dilihat : 729 kali
RIZA AMALIA, PANITERA YANG TETAP SEMANGAT MESKIPUN BANYAK RINTANGAN


Rekam jejak langkah alumni merupakan salah satu penentu dari kualitas sebuah lembaga pendidikan. Alumni akan selalu menjadi sorotan bagi masyarakat untuk memilih lembaga yang sama dengan melihat rekam jejaknya. Fakultas Syariah IAIN Jember telah banyak melahirkan alumni yang sukses di bidangnya masing-masing. Hal ini dapat terlihat dengan kisah-kisah alumni yang sukses di bidang akademik hingga bidang kewirausahaan.

Riza Amalia, S.E.I., MH merupakan salah satu alumni yang sukses dibidangnya. Riza adalah anak dari pasangan H. Muh. Ibrahim, MM dan Hj. Mahmudah, M. Pd. Riza tidak salah dalam menentukan lembaga pendidikan yang dapat menghantarkannya menuju kesuksesan. Selain lembaga pendidikan yang tepat, restu orang tua juga merupakan hal yang utama dalam menentukan kesuksesan seorang anak, karena restu Allah ada pada restu dari kedua orang tua. Hal ini pula yang menyebabkan Riza melabuhkan pilihannya pada IAIN Jember (Dulu STAIN Jember) sebagai tempat kuliah setelah melalui shalat istikharah sang ibunda tercinta. Sebagai seorang anak yang birrul walidain, Riza pun mengikuti apa yang telah disarankan oleh ibundanya. Program Studi Hukum Ekonomi Islam adalah jalan yang dipilih oleh Riza untuk menuju kesuksesannya.

Riza mulai kuliah pada tahun 2004. Riza yang juga istri As’ari, M. Pd.I ini lalu menikmati perjalanan kuliah sebagai mahasiswi di kampus STAIN Jember kala itu dengan penuh keyakinan dan semangat pantang menyerah. Tidak hanya berfokus pada bidang akademis, ia juga aktif berorganisasi seperti Koperasi Mahasiswa (KOPMA) dan PMII yang memberikannya banyak pengalaman baru yang mungkin belum didapatkannya ketika berfokus pada bidang akademik.

Lulus sebagai mahasiswi Fakultas Syariah IAIN Jember pada tahun 2008, Riza mencoba daftar ke berbagai lowongan pekerjaan. (Hanya pekerjaan ini tidak disebutkan oleh Riza karena sebagai pengalaman pribadi ya, he he). Hingga pada tahun 2009 ia pun mencoba untuk bersaing dalam ujian CPNS yang diadakan langsung oleh Pengadilan Tinggi Surabaya. Alhamdulillah berkat petunjuk dari sang ibundanya dan usaha yang kuat, akhirnya ia dinyatakan lolos pada bulan Desember 2009.

Setelah lulus CPNS, Riza kemudian mengikuti ujian Panitera Pengganti Pengadilan Agama. Riza mulai bekerja pada tahun 2010 dan pada saat itu masih menjadi staff panitera muda gugatan hingga akhirnya sekarang telah menjadi panitera di Pengadilan Agama Jember.

Ketika ditanya mengenai tantangan apa yang dialami Riza selama bekerja, ia hanya menyampaikan rasa bersyukur dan nyaman dengan menekuni pekerjaannya, “Alhamdulillah untuk interaksi di kantor tidak sulit karena sebagian sudah ada yang kenal” tutur Riza rendah hati.

Pada tahun 2014, Riza melanjutkan kuliah magisternya di almamater yang sama, Pasca Sarjana IAIN Jember. Riza mengaku bahwa pengalamannya saat menempuh S1 sangatlah berbeda ketika Riza menjalani pendidikan S2-nya. Hal ini dikarenakan ia jalani dengan sambil bekerja, akan tetapi hal ini tidak menyurutkan semangat Riza untuk menyelesaikan program magisternya. Dengan berbekal disiplin yang kuat, kesungguhan dan keyakinan yang teguh, Riza pun berhasil lulus program magister pada tahun 2016.

Berdasarkan pengalaman yang telah dilewatinya, Riza berpesan untuk adik-adik mahasiwa Fakultas Syariah IAIN Jember kini. "Yang pertama itu selalu perbaharui keinginan hidup mau jadi apa. Kedua, tetap semangat meskipun ada rintangan. Ketiga, kalau masih jadi mahasiswa dan mendapatkan nilai anjlok harus tetap semangat. Keempat selalu yakin dengan diri sendiri. Dan yang terakhir adalah motivasi diri dengan mengatakan pada diri sendiri harus menjadi orang berguna dan bermanfaat," tutur Riza menasehati adik-adik almamaternya.

Dalam prosesnya dari menjadi seorang mahasiswi, Riza tidak pernah sedikitpun memiliki rasa pesimis. Sebab ia yakin atas dasar restu dan petunjuk orang tua terkhusus Ibundanya, jalan hidupnya akan berbuah kebahagiaan. Terbukti setelah menjalani dengan tekun tabah dalam perjuangan, akhirnya Riza mendapatkan apa yang telah diimpi-impikan. Dalam hal ini yang tidak dapat dielak bahwa setiap perjalanan yang dilakukan oleh Riza selalu atas dasar petunjuk dan restu orang tua. Kini, bersama suami tercinta, Riza telah memiliki dua buah hati yang bernama Hamza Yusuf Asy’ari dan Sehzade Mehmed Asy’ari.

Belajar dari kisah sukses Riza, seorang harus berjuang pantang menyerah mencapai cita-cita bersama, namun dengan tetap tidak melupakan peran penting dari orang tua. Sebab kesuksesan seseorang tidak hanya atas usaha dirinya belaka, melainkan juga atas restu dan doa mujarab orang tuanya.

 

Reporter : Haris

Editor : Abd. Rauf

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;