SIAPKAN DIRI MENJADI UIN KHAS, IAIN JEMBER KERJASAMA DENGAN KEJAKSAAN NEGERI JEMBER
Media Center- IAIN Jember dalam hal ini Fakultas Syariah, menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Jember. Acara tersebut dikemas dalam bentuk bedah buku dan penandatanganan MoU IAIN Jember dengan Kejaksaan Negeri Jember yang ditandatangani oleh Prof. Dr. H Babun Soeharto, S.E. M.M., selaku Rektor IAIN Jember, dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jember Dr. Prima Idwan Mariza, S.H., M.Hum. Acara tersebut dilaksanakan pada pukul 09:30 WIB di Aula VIP lantai II Fakultas Syariah, pada Rabu (02/12/2020).
Serangkaian acara dipimpin langsung oleh MC yakni Anjar Aprilia Kristanti, M.pd., dengan susunan acara dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Alquran oleh Abdul Jabar, S.H., M.H., kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IAIN Jember dan Mars Adhyaksa. Para peserta tamu undangan tampak antusias dalam mengikuti acara tersebut.
Rektor IAIN Jember Prof. Babun Soeharto, S.E. M.M., dalam sambutannya menyebut tetang peralihan status IAIN Jember menjadi UIN KH Achmad Siddiq yang telah ditetapkan pada tanggal 12 November 2020. Menurutnya, Fakultas Syariah nantinya akan menjadi Fakultas Syariah dan Hukum.
“Saya selaku rektor menyampaikan terimakasih kepada Kejaksaan Negeri Jember yang sudah memberikan waktunya untuk berkunjung ke IAIN Jember. Tujuan adanya kegiatan ini sebagai bentuk kesepakatan bersama guna mengoptimalkan serta meningkatkan efektifitas dalam penyeselesaian problem Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara. Selain itu, terkait dengan peralihan status IAIN Jember mejadi UIN KH Achmad Siddiq, Fakultas Syariah nantinya akan menjadi Fakultas Syariah dan Hukum,” tutur Prof. Babun dalam sambutannya.
Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jember, Dr. Prima Idwan Mariza, S.H., M.Hum., mengapresiasi atas peralihan status IAIN Jember menjadi UIN KH Achmad Siddiq. Tidak hanya itu, dengan adanya penandatanganan MoU tersebut, Kejaksaan Negeri Jember mengaku siap untuk berkontribusi membantu di UIN KH Achmad Siddiq.
“Selamat atas peralihan status kampus IAIN Jember menjadi UIN KH Achmad Siddiq, nampaknya IAIN Jember memiliki pandangan yang jauh ke depan, dan ini menjadi bukti dari bentuk kesiapan IAIN Jember dalam menghadapi tantangan, saya dan rekan-rekan juga siap untuk diberi kesempatan dan berkontribusi di UIN KH Achmad Siddiq ini,” tutur Dr. Prima mengapresiasi.
Acara kemudian dilanjut dengan penandatanganan surat MoU yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, kemudian acara dilanjutkan dengan bedah buku yang berjudul “Adhyaksa Penegakan Hukum Dalam Perspektif Nilai Budaya Historis dan Kearifan Lokal” karya Dr. Prima Idwan Mariza,S.H., M.Hum., yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Jember.
“Hukum dan budaya tidak dapat dipisahkan, adanya hukum karena ada manusia yang berbudaya. Hukum tercipta untuk mengatur masyarakat dan hubungan manusia dengan manusia lainnya. Manusia yang berbudaya pasti manusia yang taat aturan dan taat hukum, karena manusia dan budaya adalah satu kesatuan yang saling berkaitan. Dalam buku ini juga melihat bagaimana peran kejaksaan agar tidak berpihak dan memerangi stigma negatif melalui pembangunan yang berintegritas,” jelas Dr. Prima saat menyampaikan materinya.
Di sisi lain, Dekan Fakultas Syariah IAIN Jember, Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M. Fil.I., sebagai pembahas testimoni buku tersebut, mengapresiasi hadirnya karya Dr. Prima tersebut.
“Saya selaku pembaca buku ini, menilai bahwa buku ini adalah hal yang menarik dan patut diapresiasi, terlebih di tengah-tengah kesibukannya, ia masih menyempatkan diri untuk membuat karya,” tutur Prof. Haris mengapresiasi.
Reporter : Endang Agoestian
Editor: M. Irwan Zamroni Ali



