syariah@uinkhas.ac.id -

SOLEHAH, POTRET SRIKANDI ALUMNI SYARIAH DI PENGADILAN NEGERI

Home >Berita >SOLEHAH, POTRET SRIKANDI ALUMNI SYARIAH DI PENGADILAN NEGERI
Diposting : Kamis, 11 Jun 2020, 08:08:31 | Dilihat : 1887 kali
SOLEHAH, POTRET SRIKANDI ALUMNI SYARIAH DI PENGADILAN NEGERI


Setiap orang mempunyai kisah masing-masing dalam menjalani kehidupannya. Susah, senang, pahit dan manis adalah warna kehidupan setiap manusia. Terkadang kita hanya melihat kehidupan orang lain saat mereka telah sukses saja, tanpa melihat dan belajar bagaimana proses mereka sehingga menjadi orang yang sukses. Padahal dengan banyak mengambil pelajaran dari proses kehidupan orang-orang yang telah sukses, dengan berbagai cobaan dan rintangan membuat kita semakin kuat dan siap menghadapi tantangan kehidupan.

Kita dituntut belajar kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun, asal yang kita pelajari adalah ilmu tentang kebaikan bukan keburukan. Peribahasa Arab mengatakan, “Undzur ma qaala wala tandzur man qaala”. Artinya lihatlah apa yang dikatakan dan jangan kamu melihat siapa yang mengatakan. Hal ini dapat dipahami ketika kita dalam proses belajar, kita diharuskan untuk tidak melihat fisik atau jabatannya, akan tetapi kita harus memahami apa yang ia katakan dan menjadikan pelajaran bagi kita semua.

Nah, pada kesempatan kali ini Tim Media Center Fakultas Syariah akan mengajak sahabat-sahabati semua untuk belajar sukses dari salah satu alumni Fakultas Syariah IAIN Jember, Siti Rohmatus Solehah, S.H.I. Solehah nama panggilannya. Ia lahir sebagai sosok anak perempuan dari pasangan Abdul Rohman dan Siti Maryam, pada tanggal 17 Februari 1993. Namun karena kesalahan di kartu identitas mulai dari KTP hingga ijazah, semuanya berganti menjadi lahir pada tanggal 10 Agustus 1992.

Solehah adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Dua adiknya bernama Rohmatul Hidayah (anak kedua) dan Fatimatuz Zahro (anak ketiga). Sebagai anak pertama menjadikan dirinya harus mempunyai peran dan rasa tanggung jawab lebih besar serta harus menjadi panutan dan teladan bagi adik-adiknya. Inilah beban yang harus ia pikul selama menjalani kehidupannya.

Solehah menempuh jenjang pendidikannya mulai Sekolah Dasar Negeri Cangkring 5 (1998-2004), Madrasah Tsanawiyah Al-Hamidi Curah Rejo-Jember (2004-2007), dan Madrasah Aliyah Riyadlus Sholihien Jember (2007). Hanya saja, di MA Riyadlus Sholihin, ia hanya menempuhnya selama 5 bulan. Kemudian ia pindah ke Jurusan Tata Busana Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ad-Dimyati Pondok Lalang-Jenggawah Jember (2007-2010).

Selesai menjalani pendidikan ditingkat SMK, Solehah tidak ingin berhenti belajar. Wanita yang mengaku memiliki hobi membaca dan menulis ini sangat ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia pun berkeinginan untuk kuliah di Bidang Sastra Bahasa Indonesia, namun takdir berkata lain. Solehah diterima menjadi mahasiswa baru di IAIN Jember (dulu STAIN Jember) pada tahun 2010, setelah sempat tidak diizinkan oleh Ibunya dikarenakan takut tidak bias membayar biaya selama kuliah. Solehah merupakan potret wanita tangguh dari keluarga sederhana yang memiliki keinginan kuat untuk tetap menuntut ilmu, meski banyak tantangan dan rintangan yang menghadang.

Dengan segala usaha, doa dan restu kedua orang tuanya, akhirnya Solehah mendaftar dan berhasil mendapatkan beasiswa selama 2 tahun di IAIN Jember. Ia masuk pada jurusan Al-Akhwal Asy-Syakhsiyyah. Hal ini merupakan berkah usaha dan doa dari kedua orang tuanya. Betapa bahagia keluarga kecilnya.

Titel sebagai mahasiswa kini ia emban selama menjalani kuliah di IAIN Jember kala itu, Solehah mengaku berkat kuliah di jurusan Al-Akhwal Asy-Syakhsiyyah prinsip hidupnya mulai berubah, “Dulu waktu masih sekolah di SMK, saya berprinsip ‘time is money’. Waktu adalah uang. Agama tidak perlu luas dan dalam. Yang penting, melakukan sholat dan tidak mengganggu orang lain. Tapi sekarang sudah berubah semenjak masuk di Fakultas Syariah. Prinsip itu berganti menjadi ‘waktu adalah untuk ibadah’, agama adalah nomor satu, belajar, bekerja, menikah dan mencetak generasi Qurani,” tutur Solehah yang juga pegawai Honorer di Pengadilan Negeri Jember.

Selama menjalani proses perkuliahan, pahit manis kehidupan ia jalani, Solehah tidak pernah mengeluh meski jarak dari rumahnya lumayan jauh. Hal ini karena tempat tinggalnya berada di Dusun Wedian, Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Hampir setiap hari Solehah berjalan kaki dan kadang bersepeda dari rumahnya menuju kampus tercinta di Mangli Jember. Sholehah pun menjalani hari demi hari dengan penuh tabah. Sembari kuliah di Fakultas Syariah, ia juga bekerja sampingan sebagai penjahit di Konveksi Family.

“Alhamdulillah bisa untuk membiayai hidup saya. Terkadang saya juga menerima permak baju milik teman-teman. Kalau liburan panjang, saya mengisi liburan dengan bekerja full time sebagai penjahit di Konveksi Family. Gajinya bisa untuk tambahan biaya beli buku,” ungkap Solehah bersyukur.

Ketika beasiswa gratis SPP sudah hampir berakhir, Solehah mencoba untuk bersaing agar bisa mendapatkan berbagai macam beasiswa. Berkat usahanya selama menjalani proses kuliah di IAIN Jember, ia berhasil mendapatkan empat beasiswa yang membantunya untuk dapat menyelesaikan pendidikannya. Mulai dari beasiswa SPP 2 tahun, beasiswa Bank Mandiri, beasiswa Bank BRI dan beasiswa DIPA.

Pada tahun 2014, Solehah lulus kuliah. Betapa bangga dan bahagianya. Sembari tetap bekerja di Konveksi Family, Solehah juga mengajar di SMP Islam-Jenggawah (2015-2017). Hingga akhirnya ia mendapat tawaran dari Fakultas Syariah untuk bekerja di Pengadilan Negeri Jember. Berkat dorongan para guru, dosen serta kedua orang tua tercinta, ia resmi diterima menjadi pegawai di Pengadilan Negeri Jember.

Tepat pada 11 Mei 2016, Solehah memasuki babak baru dalam kehidupannya. Ia harus bekerja ekstra dan semakin banyak tantangan yang harus ia hadapi. Bagi Solehah, ia harus memberikan yang terbaik selama berada di Pengadilan Negeri Jember, terlebih sebagai sosok alumni yang baik ia harus juga menjaga nama baik Fakultas Syariah. Inilah salah satu contoh yang patut ditiru oleh kita khususnya mahasiswa dan alumni Fakultas Syariah untuk tetap menjaga nama baik almamaternya dimanapun kita berada.

Pengalaman ketika mahasiswa pernah melakukan PPL di PN Jember membantu Solehah untuk lebih mudah bergaul dengan beberapa pegawai di lingkungan kerja barunya ini. “Masuk kerja, saya langsung ditugasi membuat penetapan sita geledah. Hari demi hari tugas saya bertambah, bukan hanya menangani sita geledah, tapi juga perpanjangan penahanan dan diversi. Selama berada di PN Jember, saya banyak mendapatkan ilmu baru,” ungkap Solehah ketika dihubungi via WhatsApp.

“Sungguh ilmu hukum secara teori di perkuliahan dan praktiknya banyak terdapat perbedaan. Ilmu teori yang diimbangi dengan ilmu praktisi sungguh mengagumkan dengan begitu. Ilmu hukum jauh lebih terasa hidup,” tambahnya.

Seiring berjalannya waktu, Solehah terus mengembangkan kemampuanya dalam melaksanakan tugasnya di PN Jember. Solehah yang awalnya bekerja di dalam ruangan kini harus pindah ke luar tepatnya di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PSTP). Formasi ini dilakukan karena adanya perubahan sistem pelayanan yang diatur oleh Mahkamah Agung berdasarkan surat SK Nomor 77/DJU/SK/HMO2.3/2/2018 yang mewajibkan seluruh lembaga pengadilan mempunyai sistem pelayanan satu pintu dan dikenal dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Tahun 2018, saya terpilih menjadi petugas PTSP yang mewakili ruangan pidana. Tugas saya bertambah lagi. Selain bertugas dibagian penyitaan, penggeledahan, diversi dan perpanjangan penahanan, kini harus menjadi penerima semua permohonan yang ditujukan pada bagian pidana, lalu menyerahkan pada petugas bagian (back office),” tutur srikandi yang juga banyak menulis buku tersebut.

Ketika ditanya tantangan apa yang paling berat selama berprofesi di PN Jember, ia mengaku ketika menangani penyidik yang tidak rapi cara kerjanya, “Penyidik yang saya maksud adalah penyidik yang mengajukan perpanjangan penahanan dalam waktu yang mepet atau terlambat. Padahal masalah penahanan menjadi hal yang sangat penting dan menimbulkan sebab hukum jika tidak cepat ditangani. Artinya tersangka harus keluar demi hukum, jika masa penahananya habis. Tidak peduli penyidikannya sudah selesai ataupun belum,” ungkap wanita 27 tahun itu.

Solehah mengaku sangat bersyukur menjadi alumni lulusan Fakultas Syariah. Semua yang telah dipelajari sangat berguna dan mencakup kehidupan sehari-hari. “Saya sangat bersyukur sekali menjadi bagian dari Fakultas Syariah. Sungguh mengagumkan pernah belajar di Fakultas Syariah IAIN Jember. Para dosennya tidak hanya mengajarkan kerja otak kiri, tapi juga otak kanan (soft skill), sehingga mahasiswanya bukan hanya cerdas tapi juga mempunyai daya tahan terhadap kegagalan dan bisa bangkit lagi,” ujar wanita yang baru saja melangsungkan pernikahannya pada tanggal 26 Februari 2020 dengan Firman Bahtiar.

Lebih lanjut dia juga berpesan kepada adik-adik mahasiswa Fakultas Syariah untuk tetap semangat dalam menuntut ilmu dan mengejar cita-cita, dengan tetap mengedepankan akhlak karena akhlak lebih tinggi nilainya dari pada kecerdasan.

“Nilai boleh dikejar dengan sewajarnya, janganlah mengejar angka terlalu ambisius. Namun sikap yang baik dan tangguh tetap yang utama, barokah sang guru tetap yang selalu dicari. Diskusi dan presentasi bukan untuk saling berebut omongan yang tak mau disangkal, karena kadang air beriak tanda tak dalam, tapi bukan berarti kita tidak boleh aktif (diam). Bicaralah jika dengan bicara itu lebih baik dari pada diam, dan diamlah jika diam lebih baik dari pada bicara.” ungkap Solehah menasehati adik-adik mahasiswa di Fakultas Syariah IAIN Jember.

 

Penulis: M. Irwan Z.

Editor: Moh. Abd. Rauf.

 

Berita Terbaru

Kompetisi Skripsi Terbaik Fakultas Syariah : Wadah Peneliti Muda Berprestasi dan Inspirasi Bagi Seluruh Mahasiswa
22 Jan 2026By syariah
Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;