syariah@uinkhas.ac.id -

SOSOK KAPPRODI HPI PEMBUAT INOVASI PUSAT DATA TERPADU ONLINE

Home >Berita >SOSOK KAPPRODI HPI PEMBUAT INOVASI PUSAT DATA TERPADU ONLINE
Diposting : Selasa, 15 Jun 2021, 11:32:53 | Dilihat : 671 kali
SOSOK KAPPRODI HPI PEMBUAT INOVASI PUSAT DATA TERPADU ONLINE


"Kita lebih membutuhkan adab meskipun sedikit, dibandingkan ilmu sekalipun banyak," kata itu disampaikan oleh Hadratus Syaikh Hasyim Asy'ari. Hal itu juga senandung seirama dengan karakter Bapak Wahab, sosok punggawa Prodi Hukum Pidana Islam. 

Dr. Abdul Wahab Ahmad, M.H.I, merupakan sosok di balik Prodi Hukum Pidana Islam (HPI). Penampilannya santun, ramah serta lugas dan tegas saat menyampaikan sesuatu. Ia merupakan salah satu putra asli daerah kota pandhalungan, yakni sebutan lain dari kota Jember. Lahir sekitar 37 tahun yang lalu, tepatnya pada 12 Januari 1984. Wahab merupakan putra sulung dari enam saudara, sosok putra dari pasangan suami istri KH. Ahmad Anwari dan Ibu Nyai Sholihah.

Abahnya KH. Ahmad Anwari mendidik Wahab dengan ketat dan disiplin. "Beliau mendidik saya cukup ketat dan disiplin, terutama soal pendidikan. Misalnya sewaktu mondok dulu kalau pas dikirim ternyata saya sedang tertidur, bisa ditegur agak lama meskipun sebenarnya itu waktu istirahat. Beliau tidak suka melihat saya menyia-nyiakan waktu," ungkapnya.

Pendidikan dasarnya ia tempuh di kota tempat ia dilahirkan, tepatnya di SD Pancakarya Ajung Jember. Lalu setelah itu memilih sekolah di SMP Plus Darus Sholah Jember untuk melanjutkan sekolah menengah pertamanya, yang dalam hal ini SMP tersebut merupakan naungan Pondok Pesantren Darus Sholah Jember. Lalu untuk sekolah menengah atas, Wahab memilih untuk merantau jauh ke Barat menuju Kota Sidoarjo, tepatnya di MAN 1 Sidoarjo. Hingga akhirnya kembali lagi ke tanah kelahirannya untuk melanjutkan jenjang kuliah Strata satu (S1) di STAIN Jember kala itu (kini UIN KHAS Jember). Sedangkan untuk jenjang Strata duanya (S2), Wahab sebagai sosok santri memilih IAIN Surabaya (kini UIN Sunan Ampel Surabaya) sebagai tempat ia menimba ilmu. Lalu terakhir menapakkan kaki di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga untuk melanjutkan pendidikan Strata tiganya (S3).

Wahab diterima sebagai CPNS pada tahun 2014. "Tahun 2014 diterima sebagai CPNS dan menjadi staf bagian akademik. Saat itu salah satu tugas saya adalah membantu penyusunan borang program studi di Fakultas Syariah. Tahun 2016 SK PNS turun tetapi masih diminta membantu kegiatan akademik di fakultas, terutama dalam penyusunan distribusi, jadwal, dan borang dan juga sebagai PNS Dosen,” ujarnya.

Selain itu, Wahab juga memiliki kesibukan lain di dunia pendidikan informal, yaitu mengajar di pesantren Mahfilud Duror yang terletak dirumahnya sendiri. "Adapun dalam dunia pendidikan informal, sehari-hari saya mengajar di pesantren di rumah. Pesantren Mahfilud Duror 01 Suger Kidul Jelbuk Jember," pungkasnya saat diawawancarai oleh salah satu Tim Media Center.

Karena pengalamannya yang cukup baik di lingkungan akademik, terutama dalam hal penyusunan distribusi jadwal, maka pada 2020 Wahab di percayai sebagai Ketua Program Studi Hukum Pidana Islam di Fakultas Syariah IAIN Jember. "Karena pengalaman tersebut kemudian pada tahun 2020 diangkat menjadi Kaprodi Hukum Pidana Islam," ucapnya.

Selain sebagai seorang Dosen yang sekaligus memiliki tugas sebagai Kaprodi, Wahab juga banyak melakukan penelitian dan menulis beberapa buku. Utamanya buku-buku terkait tentang ASWAJA. 

"Penelitian yang pernah dilakukan antara lain "Kaum Santri Dan Transformasi Sosial: Dialektika-Interaktif Dan Artikulasi Pondok Pesantren Dalam Penyusunan Kebijakan Publik Di Kabupaten Jember". Juga penelitian (red) "Harmonisasi Produk Hukum Kepemiluan Di Indonesia Melalui Kodifikasi Dalam Perspektif Maqahid Al-Syari’ah (Analisis Terhadap Produk Undang-Undang Pemilihan Umum No 7 Tahun 2017)". Sedangkan (red) karya-karya saya yang sudah dibukukan kebanyakan bertemakan keaswajaan yang mengarusutamakan moderatisme dalam beragama. Yang terakhir adalah buku : "Dialog Akidah dengan Wahabi" yang terbit akhir 2020. Sebelumnya adalah buku "Aswaja di Tengah Aliran-Aliran" yang diterbitkan oleh Pengurus Pusat Persatuan Guru NU (PERGUNU) yang dijadikan sebagai buku pedoman bagi para guru Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia. Rencananya di tahun 2021 ini buku yang membahas tentang metodologi hukum islam juga akan terbit. 

Wahab juga aktif di beberapa organisasi, baik di tingkat regional atau provinsi. Seperti, beliau menjadi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember 2012-sekarang, Komisi Fatwa MUI Jember 2016-2021, Sekretaris MUI Jember 2021 - sekarang, Pengurus Wilayah Lembaga Bahtsul Masail Jawa Timur 2018 - sekarang, dan Peneliti di Aswaja NU Center Jawa Timur 2018 - sekarang.

Saat ditanya mengenai hal yang paling berkesan dalam dunia akademik, Wahab sapaan akrabnya mengatakan bahwa hal paling berkesan adalah soal memenej waktu. Bagaimana harus bisa mengajar, mengabdikan diri kepada masyarakat, melakukan penelitian serta ditambah dengan aktivitas sosial di luar kampus yang harus mengikuti tuntunan aktualisasi diri. Semua itu harus dilakukan dengan semaksimal mungkin dan tanpa harus merugikan pihak yang bersangkutan. "Hal paling berkesan adalah bagaimana cara memenej waktu. Menjadi dosen tidak hanya bertugas mengajar tetapi juga mempunyai kewajiban untuk mengabdi pada masyarakat dan melakukan penelitian. Selain itu masih harus menyempatkan diri menulis karya ilmiah. Itu semua sudah menyita banyak waktu, namun selain itu masih harus ditambah banyak aktivitas di luar kampus karena tuntutan aktualisasi diri bukan hanya di kampus tetapi juga di luar kampus. Jadi bagaimana caranya agar memberi kemanfaatan yang maksimal untuk masyarakat", ungkapnya.

Ketika ditunjuk untuk menjadi Kaprodi pada tahun 2020, Wahab sudah menyatakan bahwa semua ini tidak mudah, apalagi dilakukan di masa-masa Pandemi seperti sekarang ini. "Menjadi kaprodi merupakan tanggung jawab yang tidak mudah. Kerjanya tidak melulu di kantor, apalagi di masa pandemi ini yang semua pelayanan menjadi online. Akhirnya batasan jam kerja menjadi tidak relevan lagi sebab pelayanan terhadap mahasiswa dilakukan kapan pun dan di mana pun, bahkan larut malam pun kadang masih melakukan pelayanan seperti memvalidasi berkas mahasiswa, menyeleksi pengajuan judul skripsi dan lain sebagainya", tuturnya.

Tetapi kendati ada beberapa kesulitan, Wahab juga menyadari bahwa kompaknya tim yang ada Fakultas Syariah, yang berada di bawah pimpinan Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I bisa membuat segalanya menjadi mudah. 

"Tentang kesulitan, tidak ada yang begitu berarti sebab Fakultas Syariah mempunyai sistem kerja tim yang baik sehingga konsultasi dan koordinasi selalu dilakukan untuk menyelesaikan berbagai masalah bersama-sama sesuai dengan tupoksinya masing-masing", ungkapnya saat ditanya tentang kesulitan menjadi Kaprodi HPI.

Sebelum menjadi Kaprodi, Wahab pernah membuat pusat data terpadu dan aplikasi yang dapat diakses secara online. 

"Inovasi yang saya lakukan untuk Fakultas Syariah (red) adalah membuat pusat data terpadu yang dapat diakses secara online. Dengan itu kerja tim di fakultas syariah dalam menyusun borang berbagai program studi menjadi lebih mudah. Sebelum menjadi Kaprodi, saya membuat pusat data dan aplikasi yang memudahkan penyusunan ditribusi matakuliah dan jadwal di fakultas syariah. Alhamdulillah, sejak saat itu sampai sekarang bisa dibilang bahwa fakultas syariah selalu menjadi yang paling cepat dan cermat dalam menyusun distribusi matakuliah dan jadwal perkuliahan. Tentu saja ini juga tidak lepas dari kerja tim yang baik di fakultas syariah," tambahnya.

Wahab memiliki keinginan yang besar agar supaya Prodi Hukum Pidana Islam menjadi program studi yang makin diminati kedepannya.

"Yang saya inginkan adalah agar Prodi Hukum Pidana Islam menjadi program studi yang makin diminati oleh mahasiswa,"pungkasnya.

 

Reporter: Mohammad Haris Taufiqur Rahman

Editor: Izzah Qotrun Nada

Berita Terbaru

Dekan Wildani Hefni Paparkan Spesialisasi Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember: Agribisnis Halal Berbasis Kearifan Lokal
21 Jan 2026By syariah
Membanggakan, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Jadi Fakultas Terbaik Penataan Kantor dan Lingkungan Ideal berbasis Ekoteologi
14 Jan 2026By syariah
Prodi Hukum Bisnis Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Resmi Terakreditasi, Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027
12 Jan 2026By syariah

Agenda

Informasi Terbaru

Belum ada Informasi Terbaru
;