Jember, Fasya Media – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyelenggarakan Yudisium Sarjana S1 ke-31 dengan jumlah peserta sebanyak 86 yudisi di Ballroom Luminor Hotel pada Senin, 06 Juli 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Rektor 1, jajaran pimpinan fakultas, Ketua KAFSYA, pengelola fakultas, serta tamu undangan lainnya. Yudisium ini menjadi momentum akademik penting sebagai penanda kelulusan sekaligus awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa sarjana hukum tidak hanya dimaknai sebagai penyandang gelar akademik. Beliau menyampaikan bahwa "seorang sarjana hukum harus mencerminkan tanggung jawab keilmuan, keagamaan, serta pengabdian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lulusan juga dituntut memiliki kesiapan mental, spiritual, dan material dalam menghadapi tantangan kehidupan setelah menyelesaikan studi di perguruan tinggi".
Lebih lanjut, beliau menjelaskan empat indikator kepemimpinan yang perlu dimiliki seorang sarjana. Pertama, mampu memimpin diri sendiri serta memiliki kepedulian sosial. Kedua, mampu memimpin orang lain (lead to others). Ketiga, mampu menjadi agen perubahan (lead to the change) melalui keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan dan organisasi. Keempat, memiliki visi kepemimpinan masa depan (lead to the future). Karena itu, para lulusan diharapkan menjadi pemimpin yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Dr. Wildani Hefni, M.A., menyampaikan pesan reflektif mengenai makna ilmu, peran pendidik, dan tanggung jawab alumni. Beliau mengutip ungkapan “Man allamani walau harfan wahidan” yang menegaskan kemuliaan seorang guru, meskipun hanya mengajarkan satu huruf, sebagai pengingat bahwa perjalanan akademik tidak terlepas dari jasa para pendidik.
Dekan juga menyampaikan ucapan selamat kepada 86 yudisi yang telah menyelesaikan studi. Beliau menegaskan bahwa "kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian di tengah masyarakat. Karena itu, lulusan perlu membekali diri dengan kesiapan mental, spiritual, intelektual, serta soft skill sebagai modal utama dalam memasuki dunia kerja dan kehidupan sosial pascakampus".
"Fakultas Syariah, lanjutnya, merupakan “the second home” yang telah menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya mahasiswa selama masa studi. Oleh karena itu, alumni diharapkan mampu menjaga hubungan baik dengan almamater serta mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama perkuliahan dalam kehidupan nyata". Ungkap Mas Dekan.
Beliau juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga sikap rendah hati, etika, sopan santun, serta nilai tawadhu dalam kehidupan sosial maupun profesional. Sikap tersebut dipandang penting agar alumni dapat diterima dengan baik di masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.
Lebih lanjut, Dekan mengingatkan agar para lulusan tidak melupakan almamater yang telah membesarkan mereka. Fakultas Syariah, tegasnya, akan senantiasa mendoakan kesuksesan para alumni agar selamat di dunia dan akhirat, serta berharap mereka terus berkontribusi dan menjaga nama baik UIN KHAS Jember di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember juga memberikan penghargaan kepada lulusan berprestasi dalam berbagai kategori, meliputi IPK terbaik tingkat fakultas dan program studi, skripsi terbaik tingkat fakultas dan prodi, kategori karya jurnal bereputasi nasional, hingga kategori Hafidz Al-Qur’an 30 juz. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian akademik dan non-akademik mahasiswa.
Kegiatan yudisium berlangsung dengan penuh khidmat dan haru sebagai penanda berakhirnya masa studi 86 lulusan Sarjana S1 ke-31 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Seluruh rangkaian acara mencerminkan komitmen fakultas dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap berkontribusi di masyarakat.
Kontributor Fasya Media