Umum

Dua Jurnal Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Ajukan Reakreditasi Tahun 2026, Targetkan SINTA 2

24 Oct 2026
Oleh: Admin Andika
104 Tayangan
Dua Jurnal Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Ajukan Reakreditasi Tahun 2026, Targetkan SINTA 2

Jember (Fasya Media)— Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus memperkuat kualitas publikasi ilmiah melalui pengajuan reakreditasi dua jurnal akademik, yakni Constitution Journal dan Rechtenstudent Journal, pada akhir Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis Fakultas untuk meningkatkan mutu tata kelola jurnal, memperluas kontribusi keilmuan, serta memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional dan internasional.


Kedua jurnal tersebut saat ini telah memiliki status akreditasi nasional Science and Technology Index (SINTA) 4. Capaian tersebut diperoleh melalui proses akreditasi pada 2025 dan menjadi landasan bagi pengelola untuk melakukan peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Melalui pengajuan reakreditasi tahun ini, Fakultas Syariah menargetkan peningkatan peringkat ke SINTA 2.


Pengajuan reakreditasi ini sekaligus menunjukkan keseriusan Fakultas Syariah dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang kredibel, profesional, dan berorientasi pada pengembangan ilmu hukum serta hukum Islam. Penguatan dilakukan melalui peningkatan kualitas substansi artikel, konsistensi penerbitan, pengembangan jejaring penulis dan mitra bestari, serta penyempurnaan tata kelola editorial sesuai standar akreditasi jurnal ilmiah nasional.


Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni, menegaskan bahwa peningkatan akreditasi jurnal merupakan salah satu prioritas pengembangan akademik Fakultas. Menurutnya, jurnal ilmiah memiliki peran strategis sebagai ruang produksi, pengembangan, dan diseminasi pengetahuan yang memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan keilmuan dan penyelesaian persoalan hukum di masyarakat.


“Pengajuan reakreditasi Constitution Journal dan Rechtenstudent Journal merupakan bagian dari komitmen Fakultas Syariah untuk terus meningkatkan kualitas dan reputasi publikasi ilmiah. Kami tidak ingin berhenti pada capaian SINTA 4. Kami mendorong kedua jurnal ini untuk meningkatkan standar pengelolaannya, memperkuat kualitas artikel, dan memperluas jejaring akademik agar mampu bersaing menuju SINTA 2,” ujar Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni, Jumat (23/10/2026).


Wildani Hefni menambahkan bahwa penguatan jurnal ilmiah tidak semata-mata diarahkan pada pencapaian peringkat akreditasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas tradisi akademik, produktivitas penelitian, dan kontribusi keilmuan yang berdampak luas.


“Jurnal ilmiah harus menjadi representasi kualitas intelektual sebuah perguruan tinggi. Karena itu, peningkatan akreditasi perlu berjalan beriringan dengan penguatan integritas akademik, kualitas penelitian, dan kolaborasi ilmiah. Kami berharap kedua jurnal ini semakin mampu menjadi rujukan bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi hukum, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni.


Sementara itu, Editor-in-Chief Rechtenstudent Journal, Badrut Tamam, menjelaskan bahwa persiapan reakreditasi menjadi momentum penting bagi tim editorial untuk mengevaluasi dan menyempurnakan berbagai aspek pengelolaan jurnal. Proses tersebut mencakup penataan kebijakan editorial, penguatan etika publikasi, peningkatan kualitas penelaahan sejawat (peer review), serta optimalisasi sistem penerbitan berbasis digital.


“Reakreditasi bukan sekadar proses administratif untuk memperoleh peningkatan peringkat SINTA. Bagi kami, proses ini merupakan momentum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas tata kelola dan substansi publikasi. Tim editorial terus berupaya memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan memiliki kontribusi ilmiah, melalui proses penelaahan yang objektif, transparan, dan sesuai dengan prinsip etika publikasi,” ungkap Badrut Tamam.


Badrut Tamam juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola jurnal, penulis, reviewer, dan institusi dalam membangun keberlanjutan kualitas publikasi ilmiah.

“Kami menyadari bahwa peningkatan peringkat akreditasi membutuhkan konsistensi dan kerja kolektif. Karena itu, penguatan kualitas naskah, keterlibatan reviewer yang kompeten, keberagaman penulis, serta ketertiban manajemen editorial menjadi perhatian utama. Kami optimistis melalui kerja sama seluruh pihak, Rechtenstudent dapat terus berkembang menjadi jurnal hukum yang semakin berkualitas dan memiliki daya saing akademik yang lebih luas,” jelasnya.


Secara keilmuan, Constitution Journal menjadi salah satu wadah publikasi kajian hukum ketatanegaraan dan isu-isu konstitusional, sedangkan Rechtenstudent Journal mengembangkan publikasi penelitian dalam berbagai bidang ilmu hukum dan hukum Islam. Keberadaan kedua jurnal tersebut memperkuat peran Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dalam memperluas diskursus akademik yang responsif terhadap dinamika hukum dan kebutuhan masyarakat.


Pengajuan reakreditasi pada Oktober 2026 ini juga sejalan dengan agenda strategis UIN KHAS Jember dalam mengakselerasi peningkatan akreditasi jurnal ilmiah menuju SINTA 2 dan memperkuat reputasi publikasi akademik. Dukungan kelembagaan, profesionalisme pengelola, dan penguatan budaya riset menjadi faktor penting untuk mewujudkan target tersebut. Melalui langkah ini, Fakultas Syariah UIN KHAS Jember berharap Constitution Journal dan Rechtenstudent Journal tidak hanya mampu meningkatkan peringkat akreditasi nasional, tetapi juga semakin berkontribusi dalam pengembangan ilmu hukum, memperluas kolaborasi penelitian, serta meningkatkan rekognisi institusi di tingkat nasional dan internasional.


Fasya Media

Bagikan: