Umum

IAIN Jember Luncurkan SISTER Untuk Permudah Mahasiswa dan Dosen

26 Dec 2019
Oleh: Admin
3602 Tayangan
IAIN Jember Luncurkan SISTER Untuk Permudah Mahasiswa dan Dosen

IAIN Jember Luncurkan SISTER Untuk Permudah Mahasiswa dan Dosen

JEMBER - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember meluncurkan sistem informasi baru yang diberi nama Sistem Informasi Terpadu (SISTER) untuk mempermudah mahasiswa dan Dosen dalam menggali suatu informasi dan pembelajaran online.

Menurut Wakil Dekan (Wadek) 1 Fakultas Syariah, Dr. M. Faisol M. Ag mengatakan, adanya SISTER yang baru tersebut rencananya bakal digunakan untuk mahasiswa baru tahun 2019.

Hal itu disampaikan Dr. Faisol dalam acara Finalisasi SISTER yang dihadiri Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. M. Noor Harisudin, M. Fil.I, Kepala TIPD, Dr H Syamsudini, M.Ag, Kaprodi, Tim Fakultas dan  tim  IT TIPD yang bertempat di  lantai 2 Fakultas Syariah IAIN Jember, Kamis, (19/9/2019).

"SISTER akan diluncurkan kepada angkatan 2019, Sedangkan angakatan keatas mulai 2018-2014 dan seterusnya memakai sistem SIAKAD, mulai dari KRS, KHS, Bimbingan dan lain-lain," ungkap Dr. Faisol saat ditemui diruangannya.

Menurutnya, uji coba SISTER sudah dilakukan di Pascasarjana IAIN Jember, hasilnya lancar dan memuaskan, karena aplikasi tersebut lebih bagus daripada SIAKAD yang digunakan sebelumnya.

"Angkatan 2018 akan disisterkan juga, tapi SISTER ini wajib untuk angkatan 2019. Tahapannya akan berlanjut dan pasti. Karena sudah migrasi, angkatan 2019 lancar dan aman, lanjut kepada angkatan 2018," ungkapnya.

Dalam pandangan Dr. Faisol, pada dasarnya prinsipnya sama, tapi SISTER ini lebih memudahkan mahasiswa. Karena sister tersebut menurutnya lebih power full dalam pedoman, dosen diperbolehkan dalam pembelajaran melalui online. Ini beda dengan siakad yang tidak memadai hal tersebut.

"Sister akan memadai pembelajaran melalui online tapi itu semua ada tahapan dan pelatihan-pelatihan khusus. Bayangkan dari data keseluruhan IAIN Jember, mahasiswanya 17.000, untuk menginput data, tidak cukup dalam sebulan, butuh berapa bulan untuk melakukan sistem baru ini," terangnya.

Kedepan, lanjut Dr. Faisol, permasalahan absen tidak akan manual lagi, tetapi memakai suatu sistem barkot untuk mahasiswa dan mahasiswi, dan juga  untuk orang tua bisa memantau anaknya masuk kuliah atau tidak dari aplikasi yang terkoneksi ke Sister, termasuk dosen yang tidak mengajar akan kelihatan dari aplikasi tersebut. 

Reporter : Edi/Media Center Fakultas Syariah IAIN Jember.

Bagikan: